Melejitkan Potensi Perempuan Semarang

iidn semarangPotensi sebuah kota tidak hanya terletak pada kekayaan alam semata, potensi kekayaan intelektual di dalamnya bahkan lebih penting untuk dikelola dan dilejitkan. Tulisan menjadi salah satu wujud nyata kekayaan intelektual tersebut. Munculnya beberapa komunitas menulis tentu menjadi salah satu media yang tepat untuk melahirkan penulis-penulis handal, yang bisa jadi akan mengangkat nama Semarang ke depannya.

Salah satu komunitas yang cukup menonjol di bidang ini adalah Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) Semarang. Komunitas ini merupakan salah satu cabang IIDN yang berpusat di Bandung. Pendiri bernama Indari Mastuti yang ingin menggali potensi ibu rumah tangga pada umumnya, dan perempuan pada khususnya.

“Komunitas IIDN Semarang mengakomodir bagi perempuan yang berminat di dunia penulisan, khususnya domisili Semarang dan Jawa Tengah. Komunitas ini didirikan pada tahun 2011. Hingga saat ini (14/03) anggota komunitas IIDN Semarang mencapai 285 member,” jelas Dewi Rieka, ketua korwil IIDN Semarang.

Berbagai kegiatan telah digelar IIDN Semarang, seperti mengadakan pelatihan bersama Gol A Gong (travel writer), Fita Chakra dan Lygia Pecanduhujan (kisah inspiratif), Dian Kristiani dan Aan Diha (naskah anak), Wiwien Wintarto (cerpen), bedah buku parenting dengan Ellen  Kristi, dan lainnya.

“Kami juga aktif melakukan diskusi online dalam grup facebook; berbagi info lomba menulis di grup facebook; kopdar berbentuk sharing tentang dunia penulisan, penerbitan, hingga blog; pelatihan menulis, baik yang terbuka untuk umum maupun khusus bagi anggota,” papar Dewie Rieke.
Berbagai cara kreatif dilakukan oleh IIDN Semarang dengan tujuan untuk melejitkan potensi perempuan; baik ibu rumah tangga, wanita karir, mahasiswi, pelajar putri, dan lainnya, khususnya domisili Semarang. Salah satu kegiatan yang bermanfaat adalah kopi darat atau kopdar.

“Kopdar menjadi salah satu ajang pertemuan yang produktif karena tema pembicaraan acap kali seputar dunia penulisan. Seperti salah satu kegiatan kawan kami, Dian Nafi dan Wuri Nugraeni, yang mengadakan bedah buku 101 Bisnis Online Yang Paling Laris di Gramedia Pandanaran,” lanjutnya.

Kopdar juga menjadi salah satu event yang positif bagi aktifitas perempuan di luar rumah. Momen kopdar tersebut juga digunakan untuk sharing bagaimana proses kreatifitas sebuah buku, menembus media, hingga berkiprah melalui blog. Komunitas yang terbangun melalui grup secara online ini mampu mendorong anggotanya untuk menjadi penulis.

“Sebagai perempuan, agaknya patut menggali kemampuan untuk menelurkan karya yang bermanfaat. Bagi yang ingin bergabung dalam komunitas ini silakan join di grup FB facebook.com/groups/IIDNsemarang/ atau kunjungi blog iidnsemarang.blogspot.com,” tambahnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: