Senang Belajar Sesuatu yang Baru

DyahMeski belum lama di Semarang, nama Dyah Listyarini langsung akrab ditelinga para pegiat wisata, marcom (marketing communication) maupun hotel di Semarang. Salah satu penyebabnya adalah aktivitasnya sebagai ketua Marcom Community Semarang atau biasa disingkat MCS.

“Ketika saya masuk ke Semarang, MCS sudah terbentuk namun kurang aktif. Ketika pembentukan kepengurusan baru, teman-teman mempercayakan kepada saya untuk menjadi ketua. Tentu ini merupakan sebuah tantangan, apalagi saya juga harus melakukan banyak adaptasi di tempat kerja yang baru,” ungkap Dyah saat ditemui di Crown Plaza Semarang.

Pengalaman Dyah di beberapa tempat kerja sebelumnya menjadi bekal yang sangat berharga untuk menjalani aktivitas barunya di Semarang. Baik sebagai Marketing Communication Manager Crown Plaza Semarang maupun sebagai ketua MCS. Keinginannya untuk selalu memperbaiki diri dan belajar juga merupakan karakter positif yang membuat penyuka gado-gado ini terus berkembang.

“Setelah lulus kuliah, saya memulai karir dengan mengelola bungalow di Bali dari tahun 1995 – 2001. Saya balik ke Salatiga karena pertimbangan keluarga. Tahun 2004 – 2009 saya bekerja di sebuah perusahaan furnitur di Semarang sebagai Personal Assistant. Saya sempat kembali ke Bali lagi sebelum bekerja di Best Western Premier Hotel Solo,” ungkap lulusan D3 Sekretari di UKSW ini.

Juni 2012, wanita yang berulang tahun pada 20 Agustus ini memulai karir di Crown Plaza Semarang. Tantangan pertama yang dihadapinya adalah beradaptasi dengan sistem hotel internasional, yang merupakan sesuatu yang baru bagi penyuka buku-buku Chicken Soup ini.

“Bergabung di sini saya merasa senang karena bisa banyak belajar manajeman maupun sistem di sebuah hotel internasional. Untuk perkerjaan sebagai Marcom sendiri tentunya sudah akrab bagi saya, bagaimana berpromosi, bekerjasama dengan media dan berbagai pihak,” papar wanita yang hobi bernyanyi ini.

Sebagai Marcom sebuah hotel, wanita asal Salatiga ini memiliki target untuk terus memajukan hotel tempat dia bekerja. Keinginannya Crown Plaza Semarang semakin dikenal di Semarang maupun nasional, sehingga target mencapai okupansi 100 persen segera dapat tercapai. “Untuk target pribadi saya ingin segera menikah dan menaikan haji ibu saya,” tambahnya.

Untuk kemajuan wisata di Semarang, wanita yang selalu total dalam bekerja ini berharap ada sinergi antara pemerintah kota (pemkot) dan masyarakat. “Pemkot harus fokus dan memiliki konsep dan tujuan yang jelas dalam mengelola wisata, tunjukkan ke masyarakat bahwa pemkot memang siap dan memiliki persiapan internal yang kuat,” gagasnya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: