Menguji Seberapa Irit Yamaha Mio J

Yamaha akhirnya merilis keluarga baru Mio, yaitu Mio J. Meski tetap menyandang nama yang sama, namun penampilan Mio J semuanya serba baru. Tidak hanya sekadar ganti baju semata, pihak Yamaha menandaskan bahwa semuanya mengalami perubahan. Mulai dari body, sasis, mesin hingga teknologi Mio J berubah total.

Yang menjadi banyak pertanyaan konsumen, benarkan Mio J ini lebih irit BBM (Bahan Bakar Minyak) hingga 30 persen, seperti yang dinyatakan dalam berbagai promosi yang telah beredar di berbagai media. Untuk membuktikan hal tersebut pihak Yamaha melakukan berbagai test ride maupun touring dengan mengundang berbagai media, blogger, maupun klub motor.  

Tabloid Simpang5 bersama berbagai media lain di Semarang dan Jawa Tengah berkesempatan untuk ikut menguji andalan baru Yamaha ini, pada 9 – 10 Maret 2012. Rute yang ditempuh adalah Purwokerto – Jogjakarta dan Jogjakarta – Semarang. Wartawan Tabloid Simpang5 ikut dalam rute kedua, yaitu Jogjakarta – Semarang.

Hasil dari test ride untuk rute Purwokerto – Jogjakarta sudah diumumkan pada malam harinya, saat semua peserta test ride dari dua rute dikumpulkan di Jimbaran Resto Jogjakarta. Dari data hasil perhitungan tim Yamaha tercatat, konsumsi BBM rata-rata untuk rute Purwokerto – Jogjakarta adalah 62,6 km/liter. Sedangkan konsumsi yang paling irit adalah 70 km/liter untuk motor yang dikendari Septhia Ryanthie, salah seorang wartawan dari salah satu koran di Solo.

Pada pagi harinya wartawan Tabloid Simpang5 berkesempatan untuk membuktikan langsung keiritan Mio J untuk rute Jogjakarta – Semarang. Mulai start sekitar pukul 09.00 dari Hotel Ambarukmo Jogjakarta, tim test ride berjalan membelah jalanan kota Jogjakarta untuk menuju kota Solo. Di sinilah wartawan Tabloid Simpang5 membuktikan sendiri keiritan Mio J ini. Jarum indikator BBM di speedometer seolah tak bergerak, menandakan iritnya konsumsi BBM Yamaha Mio J ini.

Jarum indikator BBM tampak hanya sedikit bergerak, meski Yamaha Mio J telah membelah Jogjakarta – Solo – Semarang. Motor yang dinaiki wartawan Tabloid Simpang5 sendiri indikator BBM-nya hanya turun setengah dari indikator saat BBM penuh. Begitu pula dengan motor yang dinaiki peserta test ride lainnya saat sampai di Yamaha Pemuda Semarang.

“Mesin motor sangat halus dan memiliki akselerasi yang cukup cepat, saat test ride tidak terasa speedometer sudah menunjukkan kecepatan 80 km/jam,” ungkap Slamet Riyadi salah seorang blogger yang ikut test ride Yamaha MIO J.

Dari pihak Yamaha sendiri mengungkapkan bahwa Yamaha Mio J ini dibuat berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan. “Mio terdahulu sudah terkenal nyaman dan praktis untuk dikendarai. Konsumen, berdasarkan hasil survei menghendaki agar Mio juga irit dalam konsumsi BBM. Dengan berbagai riset kami mendesian agar mesin memiliki akselerasi yang cepat dan hemat konsumsi BBM. Mio J dengan teknologi YMJET-FI inilah jawaban kami untuk memenuhi keinginan konsumen,” papar Muhammad Abidin, Manager Technical Support PT Yamaha Motor Kencana Indonesia.

Menjawab pertanyaan tentang konsumsi BBM dan perawatan mesin YMJET-FI, pihak yamaha menandaskan, Mio J ini tidak masalah jika menggunakan premium. “Mesin injeksi Mio J ini juga dirancang agar hemat dan mudah dalam perawatan. Jika ada yang rusak, tidak perlu mengganti semua, tapi cukup mengganti komponen yang rusak, ini tentu akan sangat hemat,” jelas Abidin.

Melihat hasil test ride dan keterangan dari pihak Yamaha, Mio J tidak hanya irit dalam konsumsi BBM, tapi juga irit dalam perawatan. Ini tentu sebuah kabar menggembirakan di tengah ketakutan masyarakat akan kenaikan harga BBM.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: