Erbie Wijayanti Winarto, Membawa HP Jadi Market Leader karena Kreatif

Tentu tidak mudah membawa brand yang kita pegang untuk menjadi market leader di bidangnya, apalagi persaingan di dalamnya cukup ketat. Erbie Wijayanti Winarto, Territory Development Manager Hewlett-Packard untuk wilayah Jawa Tengah – Yogyakarta – Bandung ini mampu melakukannya. Produk Hewlett-Packard khususnya untuk notebook ataupun netbook dibawanya menjadi market leader sejak tahun 2009 untuk wilayah yang menjadi otoritasnya.

Kemampuan Erbie Wijayanti Winarto untuk memimpin sudah terlihat sejak wanita lulusan Fakultas Ekonomi Unika Soegijapranata Semarang memulai karirnya di sebuah perusahaan komputer di Jakarta. “Awalnya saya ditempatkan sebagai SPG pameran untuk lebih mengenal produk komputer. Dari sinilah bos saya melihat, saya mampu bekerja secara baik, karena itu saya kemudian dipercaya untuk memegang salah satu toko retailnya,” ungkapnya.

Dengan posisi barunya tersebut, Erbie panggilan akrabnya, kemudian banyak mengenal berbagai vendor produk teknologi. Dari sinilah pihak HP melihat kemampuan wanita cantik ini untuk memimpin. “Saya masuk ke HP tahun 2005, dan dipercaya untuk memegang wilayah Jawa Tengah – Yogyakarta – Bandung. Pihak HP saat itu adalah yang menggarap secara serius pasar selain Jakarta. Karena saat itu pasar Jakarta sudah pada tahap titik jenuh,” paparnya.

Mendapat tugas cukup berat, Erbie optimis mampu melakukannya karena sudah cukup mengenal pasar yang akan dipegangnya. “Bisa dikatakan saat itu saya babat alas, seiring berjalannya waktu dengan dibantu 3-5 orang dalam tim kerja, HP semakin dikenal dan akhirnya mampu menjadi market leader di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Bandung,” jelas Erbie.

Untuk mampu menjadi market leader tentu dibutuhkan kemampuan pendekatan pasar yang tepat dan kerjasama tim serta partner yang solid. “Hal pertama yang penting dilakukan adalah mencari partner yang tepat untuk menggarap pasar, agar produk kita semakin dikenal masyarakat luas. Kami melakukan pendekatan ke dealer untuk melakukan aktifitas yang bersentuhan langsung dengan end-user, seperti memberi diskon langsung pada saat pameran,” tandasnya.

Wanita asli Semarang ini lebih lanjut mengungkapkan, kreatifitas memegang peran penting dalam setiap keputusannya. Karena kondisi di pasar memang membutuhkan pendekatan kreatif, dengan melihat kebutuhan pasar yang sedang berkembang. Contohnya ketika melihat pasar Semarang sedang jenuh maka perlu dilakukan pendekatan pasar ke kota lain.

“Selain itu, jika pasar sedang menginginkan pembelian dengan kredit, maka kita bikin penjualan dengan cicilan 0%. Tidak hanya itu pemberian promo diskon dan hadiah langsung juga perlu dilakukan. Bisa juga dengan mengkombinasikan berbagai promo dan kegiatan, yang jelas memang harus lebih kreatif, sehingga tahu apa yang sedang dibutuhkan konsumen,” ungkapnya.

Meski telah mampu membawa produk yang dipegangnya menjadi market leader, penyuka aneka masakan Jawa ini, ingin terus tetap berkonsentrasi sehingga HP lebih besar lagi dan semakin dikenal masyarakat luas. “Bisnis ini membutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi, karena persaingan cukup ketat. Saya mentargetkan agar HP terus tumbuh dan tetap menjadi market leader,” tutupnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: