Cantik Tak (Harus) Mahal

“It’s beauty that captures your attention; personality which captures your heart.” (Kahlil Gibran)

Pertanyaan
Ibu Bonita, saat ini saya sedang bingung memikirkan diri  saya. Saya adalah mahasiswi  semester akhir di sebuah perguruan tinggi yang tentunya setelah lulus nanti saya harus mencari pekerjaan. Yang membuat saya bingung adalah kebanyakan komentar orang mengatakan saya ini hitam dan kusam (lethek dalam bahasa Jawa ).

Sejak kecil, saya memang sudah mendengar komentar sepert itu, namun saya tidak begitu memedulikannya. Tapi akhir-akhir ini, saya terganggu oleh komentar-komentar itu. Saya terbebani. Saya khawatir tidak bisa memasuki dunia kerja sesuai keinginan hanya karena penampilan saya ini. Saya sadar, umumnya perusahaan mencari pegawai yang tidak hanya pintar tapi juga enak dilihat. Saya merupakan satu-satunya wanita dari lima bersaudara. Jadi saya sudah terbiasa main dengan anak laki-laki dan tidak terlalu ribet untuk ingin tampil cantik. Lagi pula, menurut saya untuk menjadi cantik, selain ribet juga tentu mahal biayanya. Bagaimana menjadi cantik tapi tidak mahal? Terima kasih.
Salam, arina_subagyo@centrin.co.id

Jawaban
Mbak Arina yang sedang bingung, saya bisa memahami, lingkungan Mbak yang didominasi laki-laki sedikit-banyak akan berpengaruh terhadap pola hidup Mbak, termasuk dalam berpenampilan diri  yang biasanya lebih cuek. Tapi dalam perkembangan pergaulan, mau tidak mau kita juga harus memperhatikan penampilan diri untuk bisa diterima dan nyaman dengan keberadaan kita di sebuah lingkungan. Kalau sekarang Mbak merasa terbebani oleh komentar-komentar negatif tentang penampilan Mbak, itu  suatu pertanda baik dan memudahkan Mbak untuk memperbaikinya. Kita tahu bahwa yang bisa mengubah diri kita hanyalah kita sendiri, bukan orang lain.

Menjadi cantik sebenarnya adalah dambaan setiap wanita, apa pun profesi dan peranannya, baik sebagai ibu rumah tangga, perempuan karier, guru, dokter, dan lain-lain. Semuanya berkeinginan sama, yaitu tampil cantik. Sayang, masyarakat kita sudah terdidik dan terbiasa untuk mempunyai standar kecantikan yang berupa “tubuh harus tinggi, langsing, putih, mata lebar, hidung mancung, dan berambut panjang seperti model-model iklan yang sering kita saksikan di media cetak maupun televisi.
Walhasil, kecantikan yang seperti itulah yang akan terus diburu dan diperjuangkan walaupun harus mengeluarkan uang yang banyak. Nah bagi yang tidak memiliki semuanya itu apakah lantas bisa dibilang tidak cantik?

Banyak pesohor dunia berpendapat tentang arti sebuah kecantikan. Sophia Loren (artis film) mengatakan,  “Kecantikan adalah apa yang kita rasakan dari dalam dan terpancar lewat mata; kecantikan bukanlah fisik semata.” Dari ujaran itu, kita bisa memaknai bahwa kecantikan itu tidak sekadar fisik semata tetapi harus ditunjang oleh kualitas pribadi yang positif, memiliki semangat, ramah sehingga mampu memancarkan kecantikan dari dalam atau kecantikan lahir dan batin.

Ya, kecantikan fisik saja tidak cukup. Sebab, kecantikan yang tumbuh tanpa diiringi keinginan menjadi pribadi yang percaya diri, akan cepat pudar dengan sendirinya. Maka jika kita ingin menjadi cantik, kita harus memunculkan keinginan untuk menjadi pribadi yang percaya diri. Sebab kecantikan adalah apa yang terlihat dari diri kita, sedangkan percaya diri adalah apa yang terpancar dari dalam diri kita.

Lalu bagaimana menampilkan kecantikan luar dan dalam itu? Tentu saja, kecantikan luar bisa diperoleh melalui perawatan yang teratur mulai dari pembersihan, pemakaian kosmetik yang sesuai dengan kulit kita dan menjaga agar tetap sehat.  Pasti timbul pertanyaan berikutnya: untuk mendapatkan hasil yang maksimal tentunya harus  mengeluarkan biaya mahal? Jawabannya: “TIDAK”. Menjadi cantik bisa menjadi mahal jika kita tidak pintar-pintar memilih dalam perawatan.

Sebenarnya  banyak cara yang bisa dilakukan dengan hemat misalnya kita bisa menggunakan bahan-bahan alamiah di rumah. Kuncinya hanya kesabaran dan ketelatenan dalam melakukannya. Selain perawatan kulit, kecantikan juga harus didukung oleh tubuh yang sehat dengan menjaga pola makan, istirahat yang cukup dan berolahraga secara teratur agar tubuh tetap bugar. Adapun kecantikan dari dalam bisa didadapatkan dengan menjaga keseimbangan emosional, mental, dan spiritual.

Kecantikan merupakan sesuatu hal yang sangat positif selama kita menikmatinya sebagai bagian dari anugerah. Wajah terawat, tubuh yang bugar dan sehat apabila dipadu dengan pikiran yang positif merupakan suatu kekuatan tersendiri yang akan menjadikan diri kita cantik. Sayangnya tidak semua orang mampu memadukan potensi-potensi tersebut dengan baik dan benar. Biasakanlah berpikir positif, optimistis dan penuh percaya diri sehingga kecantikan kita akan selalu memancarkan aura keistimewaan yang tidak dimiliki semua orang. Kecantikan dari dalam yang sering disebut “inner beauty” juga dapat diperoleh dengan cara sederhana seperti tertawa, membuat orang lain bahagia, meredam amarah, dan mencintai diri sendiri tanpa syarat.

Nah Mbak Arina, apakah menjadi cantik harus mahal? Semuanya kembali  pada masing-masing orang. Bisa mahal, kalau kita ingin mengejar sebuah kesempurnaan dengan mengubah apa yang telah  diberikan oleh Allah, misalnya harus berkulit putih, berhidung mancung, dan lain-lain. Namun sebenarnya kecantikan sejati adalah kecantikan yang muncul dari dalam diri kita yang timbul oleh sikap yang tenang dan tertata, kondisi jiwa yang selalu terkontrol dengan baik serta kesan-kesan positif yang muncul dari dalam diri kita. Itulah yang selama ini kita sebut “inner beauty”.

Yakinlah kecantikan seorang perempuan yang lahir hanya secara fisikal, yang hanya karena perawatan tubuh maksimal tak akan berlangsung lama. Kita sudah sering mendengar, kecantikan fisik cepat pudar, tapi kecantikan dari dalam diri seseorang, bakal berlangsung sepanjang hidup.

Bonita DS, Direktur YPI Training Centre and Consultancy, professional trainer,
Host “Bonita Show” KompasTV (bonita.prasetyo@yahoo.com)

One Response

  1. Wanita yang cantik akhlaknya lebih mulia dari pada hanya fisiknya. Apalagi bisa dua-duanya.. Mantap!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: