Kesan Pertama Begitu Penting, Selanjutnya…

“It is only at the first encounter that a face makes its full impression on us.” (Arthur Schopenhauer, Filsuf Jerman 1788-1860)

Pertanyaan:
Ibu Bonita, saya selalu mengikuti rubrik Ibu setiap tabloid ini terbit. Sudah lama sekali saya ingin bertanya kenapa banyak orang di sekitar saya selalu mengatakan bahwa saya ini kelihatan sombong pada awal perkenalan tapi setelah agak lama mereka bilang saya ini ternyata tidak seperti yang mereka kira. Saya sampai bingung kenapa hampir semua kenalan saya mengatakan hal yang sama? Oh iya, saya  baru saja diterima bekerja  sebagai salesman sebuah perusahaan otomotif. Saya khawatir kalau hal ini akan berpengaruh terhadap pendekatan saya kepada calon klien. Mohon tips bagaimana cara menciptakan kesan yang baik di mata orang lain sejak peretemuan pertama. Terima kasih. (Dani – gc_daniel @centrin.com)

Jawaban:
Mas Dani yang bingung, seringkali kita memang tidak menyadari kesan apa yang kita munculkan kepada orang lain. Padahal dalam berbagai kesempatan, kita seringkali menilai seseorang sejak dari kesan pertama yang diciptakan. First impression atau kesan pertama sangat penting dalam segala bidang, termasuk dalam dunia kerja. Bertemu dengan klien baru atau bekerja dengan orang baru sangat penting menunjukkan kesan pertama yang positif.

Kenapa kesan pertama begitu penting? Meski tampaknya sederhana, pertemuan  dan kesan yang kita tinggalkan seringkali memberi pengaruh besar terhadap kehidupan kita. Kesan menjadi penting dalam arti bahwa ada “kenangan tersisa” berupa perasaan yang melekat terhadap seseorang atau sesuatu.

Kesan pertama adalah kesempatan pertama, yang terkadang merupakan satu-satunya kesempatan untuk memberi gambaran terhadap seseorang mengenai siapa diri kita, sesuatu yang biasanya melekat selamanya dan sulit diubah. Inilah salah satu alasan kenapa kesan pertama begitu penting dalam kaitannya dengan cara pandang orang lain terhadap kita, serta menjadi penentu apakah mereka ingin mengenal kita lebih jauh.

Kita boleh tidak percaya akan hal ini. Tapi seperti itulah kenyataan yang sering terjadi. Untuk tahap awal, kita ibarat sebuah cermin bagi orang lain. Dengan bersikap baik (positif), peluang kita untuk mendapatkan hal-hal yang baik akan lebih besar. Walaupun mungkin  terkadang tidak bersifat mutlak, tapi tidak salah jika sebagian orang punya kecenderungan mengambil simpulan tentang kita pada kesan pertama. Kesan pertama yang telanjur direkam oleh orang lain dan ternyata tidak sesuai dengan realitas kita yang sesungguhnya  akhirnya akan menciptakan sebuah ungkapan ”Oh, ternyata….’’ seperti yang Mas Dani alami.

Dari manakah orang memiliki kesan pertama terhadap orang lain? Berdasarkan penelitian Albert Mehrabian (Ranjjit Singh M) dalam bukunya ”Enhancing Personal Quality” (2004) diungkapkan bahwa sebanyak 55 persen kesan pertama ditentukan secara visual oleh penampilan, bahasa tubuh, ekspresi wajah; 33 persen oleh nada suara; dan hanya 7 persen oleh ucapan kata-kata. Jadi, ketika bertemu dengan seseorang untuk kali pertama, bagaimana kita menampilkan diri dan mengatakan sesuatu lebih penting ketimbang ucapan aktual.

Mengingat pentingnya kesan pertama, maka kita pun perlu mempersiapkan sebaik mungkin ketika menciptakan kesan tersebut terhadap seseorang agar citra yang  kita tampilkan pun bernilai positif. Berikut panduan menampilkan kesan pertama  yang positif:

1. Senyuman
Berikan senyuman tulus  pada siapa pun. Bukankah seseorang yang suka tersenyum akan lebih disukai dan disegani daripada seorang yang memasang tampang seram bahkan tanpa ekspresi  di sebuah pertemuan? Senyum  mengandung empat makna, yakni kepercayaan diri, kebahagiaan, antusiasme, dan yang terpenting, penerimaan. Orang yang tersenyum secara psikologis dianggap lebih memiliki kepercayaan diri.

2. Penampilan yang baik
Penampilan adalah modal utama setiap orang . Penampilan yang baik merupakan cermin kepribadian yang baik pula. Perhatikan penampilan kita dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan baik. Bukan harus dengan perlengkapan mahal tetapi bersih, rapi, sopan, dan serasi (sesuai lingkungan, profesi, bentuk badan maupun warna kulit kita, dan lain-lain.)

3. Mengontrol Posisi Tubuh
Posisi tubuh tegak secara otomatis membuat seseorang terlihat lebih tinggi. Yang lebih penting lagi, sikap itu dapat memancarkan sikap percaya diri.

4. Melangkah dengan Percaya Diri
Melangkahlah  penuh keyakinan  dengan memancarkan kepercayaan diri. Berjalanlah secara tegap, tidak membungkuk, dan tidak menyeret kaki.

5. Jabat tangan
Berjabat tangan sebaiknya dilakukan secara singkat namun tegas. Cara ini akan membuat kita terkesan percaya kepada diri sendiri dan percaya terhadap apa yang kita lakukan. Hindari menjabat tangan terlalu lemas atau terlalu menggenggam kuat. Saat berjabat tangan, lengkapi dengan senyuman dan kontak mata. Berjabat tangan saat bertemu dan berpisah juga sangat penting untuk memberi kesan baik.

6.  Memperhatikan
Perhatikan saat berbincang dengan lawan bicara. Buatlah kontak mata selama perbincangan. Jika kita sibuk dengan beberapa pemikiran kita sendiri, maka itu akan terpancar di wajah kita. Jadi, cobalah fokus dan perhatikan saat lawan bicara sedang berbicara.

Mas Dani bisa menggunakan enam panduan di atas untuk mengevaluasi apa yang membuat orang lain mempunyai persepsi berbeda pada saat kali pertama bertemu dengan Anda. Kalau sudah menilik diri, yakinlah Anda akan mudah untuk hal-hal mana yang perlu ditingkatkan. Saya yakin, dengan memaksimalkan first impression, Mas Andi akan lebih sukses dalam melakukan pendekatan kepada calon klien. Itu artinya akan memudahkan kerja dan meningkatkan penjualan Anda. Sebab, kesan pertama merupakan unsur penting untuk membangun kesan baik dan mempertahankan hubungan. Ya, Anda pasti masih ingat tagline sebuah iklan yang berbunyi “Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda.’’ Itu artinya, begitu kesan pertama Anda memang mengesankan klien, Anda tinggal melakukan tahap selanjutnya yang Anda kehendaki.
Sukses selalu dan salam.

Bonita D Sampurno
Direktur YPI Training Centre & Consultancy ”Up Grade Your Personal Image”/ email: info@ypitrainingcentre.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: