Adinda Santjoko, Marketing & Promotion Manager Pisa Café & Resto

Memasuki halaman Pisa – Café & Resto yang cukup luas, tampak jelas bangunannya yang unik dan terlihat nyaman. Begitu melangkah masuk, terlihat bangunan yang banyak didominasi bahan dasar kayu ini, desain ruangnya cukup berbeda dengan tempat makan lainnya. Terlihat beberapa pengunjung sedang menikmati suasana sore, sambil memandang keindahan kota Semarang, yang terlihat jelas dari tempat tersebut.

Tak berapa lama menunggu, Dinda, panggilan akrab Adinda Santjoko, Marketing & Promotion Manager Pisa – Café & Resto datang menemui. Setelah berbincang sebentar, pembicaraan kami lanjutkan seputar karier Dinda di dunia marketing. Intonasi perkataannya sangat jelas, dan sikapnya menunjukkan cewek lulusan SMA Sedes ini memiliki pergaulan yang luas.

Memiliki background pendidikan di Sistem Infomatika di salah satu Universitas di Semarang, tidak menghalangi Dinda untuk terjun di dunia promotion. Karier awal Dinda di sebuah perusahaan di kawasan Industri Candi Krapyak. Selama tiga tahun Dinda bergelut di dunia promotion.

“Saya memutuskan untuk pulang dan mencari tantangan baru di Jakarta. Namun teman saya menawari pekerjaan di sini. Karena merasa tertantang dengan pekerjaan ini, saya pun menerimanya. Tidak mudah memang karena saya tidak memiliki background pendidikan yang sama dengan pekerjaan tersebut. Namun dengan terus belajar saya yakin akan dapat meraih hasil terbaik,” papar Dinda.

Optimisme Dinda dilandasi perasaan cintanya pada pekerjaan yang sedang dia tekuni. Dia yakin dengan bekerja berlandaskan cinta, maka dia akan mencurahkan seluruh energinya untuk meraih hasil yang terbaik. Apalagi Dinda memang memiliki hobi nongkrong di kafe sejak masih sekolah dulu.

“Saya banyak tahu tentang kafe karena pada dasarnya saya ini suka ngafe. Dengan sering berkunjung ke kafe dengan sendirinya saya tahu menu, konsep, dan bagaimana kafe itu berjalan. Beberapa teman saya juga mengelola kafe. Jadi saya bisa bertanya langsung pada mereka,” tambah penyuka film drama tersebut.

Pisa – Café & Resto sendiri merupakan franchise yang cukup dikenal di Jakarta dengan menawarkan menu-menu makanan Italia. Di Semarang, konsep ini merupakan yang pertama kali. Merupakan sebuah tantangan tersendiri, agar konsep ini bisa diterima pasar Semarang.

“Menjual menu Asia tentu lebih mudah karena pasar di sini sudah familiar. Namun ini menjadi tantangan tersendiri, bagaimana konsep yang berbeda ini bisa juga diterima pasar di sini. Tentu supaya bisa diterima, kami melakukan test food, dan menu-menu yang kami sajikan juga mengalami penyesuain dengan pasar,” ungkap cewek yang hobi jalan-jalan ini.

Secara pribadi Dinda memiliki target, untuk terus belajar bagaimana membuat pengunjung betah. Dia juga merencanakan untuk menghadirkan live music secara rutin.”Kemarin meski kami baru buka dua bulan, kami sudah menghadirkan Maliq & D’Essentials. Kami berharap mampu menggelar live music secara rutin,” jelas cewek yang juga hobi menyanyi ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: