Budi Hartono, Direktur Sentra Mitra Grafika

Memulai sebuah bisnis baru, tentu banyak tantangan yang harus dihadapi. Apalagi jika bisnis tersebut merupakan hal yang baru ditekuni. Namun dengan semangat kerja keras, Budi Hartono, mampu mengubah tantangan menjadi peluang. Bahkan sekarang ini, perusahaan Budi Hartono menjadi salah satu acuan perusahaan pracetak dan digital printing di Semarang.

Memulai bisnis pracetak dan digital printing pada tahun 2004, setelah sebelumnya berkecimpung di bisnis telekomunikasi, tentu tidak mudah. Perkembangan awal bisnis Budi Hartono, awalnya kurang menggembirakan. “Satu tahun pertama kami masih mengalami kerugian. Baru pada tahun kedua bisnis yang kami rintis ini mulai menampakkan hasilnya,” ungkap pria yang gemar membaca ini.

Tantangan awal bisnis yang dirintis Budi Hartono dan kerabatnya ini adalah menyikapi persaingan antara sesama pengusaha pracetak dan digital printing. Sebagai perusahaan baru, bisnis Budi Hartono sering dianggap akan banyak menghasilkan kualitas yang kurang baik dan rentan kesalahan. Namun Budi Hartono bertekad, kualitas dan service yang diberikannya merupakan yang terbaik.

“Dengan kualitas dan service terbaik yang kami berikan, akhirnya banyak pelanggan yang datang ke sini. Kamipun mulai mengembangkan usaha, melayani semua yang berkait dengan pracetak, print out, digital printing, printing outdoor dan indoor, serta berbagai layanan lainnya. Jadi pelanggan cukup datang ke sini untuk semua kebutuhan tersebut,” jelas pria yang memiliki basic di elektronik ini.

Perkembangan pesat Sentra Mitra Grafika, yang berlokasi di daerah Jalan Singosari, tidak lepas dari filosofi yang benar-benar diterapkan Budi Hartono. “Filosofi yang kami pegang teguh sejak berdiri adalah mempertahankan dan meningkatkan kualitas unggul dan inovasi, berbasis riset dan teknologi modern yang terintegrasi, terutama di bidang industri teknologi tinggi. Seperti digital printing yang melengkapi sarana pracetak untuk melanjutkan hasil karya design ke wujud yang sebenarnya,” papar pria yang akrab dipanggil Pak Budi ini.

Agar perusahaan yang didirikan mampu terus mengikuti perkembangan, Pak Budi menerapkan pengelolaan sumber daya manusia modern. Hal tersebut diwujudkan dalam suatu keseimbangan antara sarana, prasarana, dan fasilitas dengan teknologi modern yang canggih, pengoperasian, pemeliharaan, dan lainnya. Itulah sebabnya kemajuan dan modernisasi perusahaan akan menuntut perubahan dan penyesuaian seluruh komponen perusahaan.

“Hanya dengan SDM yang berkualitas dan professional perusahaan akan mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan perkembangan teknologi di bidang pra cetak maupun pada proses produksi atau percetakan. Pekerja yang profesional tidak hanya mampu menguasai teknologi tetapi juga memiliki disiplin yang tinggi, dapat menangani pekerjaannya dengan efisien, mampu mengendalikan mutu, dan meminimalisir risiko,” tambah pria yang ke depan memiliki target untuk membuka cabang di beberapa kota.

Untuk pola strategi pemasaran, Budi Hartono senantiasa berusaha memenuhi kepuasan konsumen (costumer satisfaction). Karena hal tersebut akan berakibat dalam kepuasan manajemen, sebab target pemasaran atau omset produksi berhasil terserap pasar. Dengan demikian perusahaan akan mampu meningkatkan kesejahteraan karyawan. “Inilah yang kami sebut dengan slogan ‘Tiga Kepuasan’, konsumen, manajemen, dan karyawan,” pungkas pria yang juga akan bergerak di bisnis Cable TV ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: