Aji Prayitno, Direktur Utama PT BPR Artha Mranggenjaya

Keberhasilan sebuah perusahaan untuk terus berkembang tentu tidak lepas dari sosok pemimpin yang mengomando perusahaan. Aji Prayitno, Direktur Utama PT BPR Artha Mranggenjaya, bisa jadi salah satu contoh pemimpin yang tidak hanya mampu terus mengembangkan perusahaan, tapi juga mampu ngemong bawahannya untuk berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi perusahaan. 

“Orangtua saya adalah pengajar, dan saya juga kuliah di keguruan. Ini karena memang sejak awal cita-cita saya ingin menjadi pengajar. Tentu menjadi pengajar tidak hanya di depan kelas, mampu memberi arahan atau pencerahan bagi lingkungan sekitar dengan ilmu yang kita punya, juga bisa disebut sebagai pengajar,” papar Aji Prayitno dengan suara lembut tapi tetap terasa tegas.

Tentu kiprah pria lulusan IKIP Yogyakarta ini tidak sebatas di perusahaan yang dipimpinnya. Dengan ilmu, pengalaman, dan kegemaran untuk bertemu orang lain atau berkomunitas membuat pria yang sekarang tinggal di daerah Sampangan ini, dipercaya untuk mengajar di beberapa komunitas. Cita-citanya untuk menjadi pengajar pun terwujud dengan jalan yang tidak dikira sebelumnya.

Pria yang sekarang berusia 38 tahun ini dipercaya untuk menjadi salah satu pengajar di Entrepreneur Univeristy (EU), ini adalah Lembaga Pendidikan Informal yang didirikan dan dibimbing langsung oleh Purdi E Chandra. Selain itu, penyuka Mie Jowo ini, juga mengajar di Wiramuda, sebuah lembaga untuk mendidik wirausahawan muda yang didirikan JRU (Jaringan Rumah Usaha). Dan saat ini juga menjadi Ketua Umum Yandora (Yayasan Perbarindo Sejahtera).

Karier perbankan pria asal Yogyakarta ini bisa dibilang cukup fenomenal. Lulus dari jurusan teknik di IKIP Yogyakarta tahun 1995, Aji Prayitno merantau ke Jakarta untuk bekerja di salah satu industri sepeda motor. Hanya tiga bulan, pria yang hobi travelling ini kemudian memutuskan untuk memutar haluan hidupnya.

Saat itu, Aji Prayitno yang baru lulus kuliah beberapa bulan, merasa tidak mungkin untuk terus bekerja di Jakarta, empat jam waktunya habis untuk bergelantungan di bus kota. Dia pun memutuskan untuk pindah ke Semarang dan bekerja di BPR Artha Mranggenjaya. “Dari mesin motor saya berpindah ke mesin ekonomi,” ujar pria yang suka menulis ini sambil tersenyum.

Memulai karier sebagai AO (Account Officer) selama 1,5 tahun dan bagian kredit selama 1,5 tahun dengan prestasi yang cukup gemilang, membuat pria yang saat itu masih berusia 27 tahun ini, dipercaya untuk menjadi direksi di BPR Muriatama Kudus. Karena diberi kepercayaan oleh perusahaan, sejak tahun 2002 hingga sekarang, pria yang juga mendirikan usaha di bidang properti ini, dipercaya untuk menjadi Direktur Utama di PT BPR Artha Mranggenjaya. Aji Prayitno membuktikan bahwa dengan belajar dan bekerja keras lulusan teknik pun bisa sukses bekerja di perbankan.

Advertisements

2 Responses

  1. Bapak saya bisa dibantu kemudahan dalam permodalan usaha saya,yaitu Percetakan buku2 sekolah?tq jwban bp. saya tunggu.

  2. profisiat untuk pak Aji bisa memimpin perusahaan yang melayani orang kecil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: