IAI Jateng Buka Konsultasi Desain Gratis

IAI-Soetomo (2)Bangunan tempat tinggal yang aman, nyaman, dan sehat tentu menjadi idaman semua orang. Salah perencanaan dalam membangun rumah membuat kenyamanan penghuninya terganggu dan mungkin keamanannya tidak terjamin dengan baik. Minimnya pengetahuan masyarakat akan cara membangun rumah yang benar membuat sebagian terkesan asal membangun.

Problem inilah yang menjadi konsentrasi bagi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Jawa Tengah untuk coba dihilangkan. Ketua IAI Daerah Jawa Tengah Ir H Soetomo MT mengatakan pengetahuan masyarakat akan tata cara membangun rumah dinilai masih kurang. “Banyak yang asal membangun karena tidak paham aturan. Akibatnya setelah ditempati, rumahnya terasa kurang aman dan nyaman, kadang aksesnya juga susah,” ujarnya.

Dia mencontohkan dalam membangun masyarakat terkadang kurang memperhatikan kekuatan konstruksi dan balok. Akibatnya berpengaruh terhadap faktor keamanan rumah itu sendiri. Sirkulasi udara di dalam ruangan juga kerap diabaikan saat membangun rumah. Hasilnya, rumah yang dibangun tidak nyaman karena panas dan sebagainya. Masyarakat juga kerap tak memperhatikan hal-hal yang terlihat sepele tapi bisa menghasilkan problem. Semisal membuat saluran pembuangan air secara sembarangan, atau tidak memperhatikan lingkungan sekitar saat membangun rumah.

Agar hal tersebut tak terjadi, IAI saat ini membuka konsultasi gratis bagi masyarakat yang akan membangun rumah dengan benar. “Kita ingin masyarakat bisa memanfaatkan ilmu yang ada di organisasi. Kita sudah buka pintu untuk konsultasi desain rumah secara gratis,” katanya. Dia berharap dengan begitu masyarakat bisa paham cara membuat rumah yang sehat, aman, dan nyaman. Mereka yang ingin berkonsultasi, dapat langsung mendatangi Sekretariat IAI Jawa Tengah di Jl Sibayak 12 Semarang.

Soetomo mengatakan IAI Daerah Jawa Tengah merupakan organisasi yang menginduk pada IAI Pusat. Organisasi tersebut sudah berdiri sejak tahun 1975. Selain membantu masyarakat dengan konsultasi, organisasi ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalitas anggotanya. Juga mengupayakan anggota mempunyai sertifikat keahlian sebagai modal untuk bekerja. “Kita mengupayakan agar para arsitek bisa punya persepsi yang sama,” ujarnya. Selain di Jawa Tengah, organisasi yang sama di antaranya juga berdiri di DKI Jakarta, DIY, Jawa Timur Jawa Barat, Bali, NTT, NTB, dan Papua.

Di IAI, para anggota juga terus ditingkatkan wawasannya sesuai perkembangan zaman. Sebab dunia arsitektur terus berkembang. Peningkatan kemampuan anggota tersebut diwujudkan dalam bentuk rapat, pelatihan dan seminar yang diadakan.

IAI Daerah Jawa Tengah kini mempunyai sekitar 400 anggota. Syarat menjadi anggotanya adalah seorang arsitek harus sudah lulus dan sanggup mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan.

2 Responses

  1. pagi pak , kami mau tanya kalau bangun rumah itu apa butuh pondasi dalam dan besi yg ukuran besar. untuk pembangunan rumah lantai tiga . pengaruhnya apa. terima kasih atas penjelasannya.

  2. pagi pak saya mahasiswa undip jurusan arsitektur. di sini saya mau nanya fungsi dalam arsitektur itu apa? terima kasih atas penjelasannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: