Ari Wibowo Berkomitmen Ciptakan Hunian Manusiawi

ari wibowo 1Persaingan ketat di bisnis properti, membuat tiap pebisnis yang bergerak di bidang tersebut harus kreatif untuk mampu menarik minat pasar. Mereka yang memiliki ide-ide kreatif dan tepat sasaran pasti akan mampu bertahan dan berkembang dalam bisnis ini. Ir Ari Wibowo, salah satu pebisnis properti yang cukup disegani di Semarang, termasuk mereka yang bisa berkibar di bisnis ini. Apa rahasianya?

Menciptakan hunian dengan kualitas infrastruktur yang manusiawi sudah menjadi komitmen Ari Wibowo dalam berbisnis properti. Hunian yang ditawarkannya kepada konsumen adalah yang dilengkapi banyak ruang terbuka hijau, fasilitas sosial (fasos)/fasilitas umum (fasum), dan communal space atau ruang berinteraksi antar warga.

Sebelum sukses dengan tiga bisnis perumahan di Semarang, yaitu Kampoeng Semawis, Kampoeng Hollywood, dan Kampoeng Harmoni, perjalanan karir bisnis pria kelahiran Grobogan, 21 Desember 1969 ini cukup berliku.

Mengawali karirnya di bidang properti dengan bekerja sebagai Marketing Manager PKP Group di Pulau Batam antara tahun 1994 sampai dengan tahun 2000, pada tahun 2001 dirinya berkongsi dengan mantan bossnya di Batam untuk mendirikan PT. Putra Kinerja Prakarsa. Proyek pertamanya adalah Perumahan Mutiara Pratama di Purwokerto Banyumas.

Setelah itu berlanjut dengan beberapa proyek lain di Bogor, Bekasi, Purwakarta, Karawang, Tangerang, Pekalongan, Yogya, Lampung, termasuk di kota Semarang dengan proyek Kampoeng Semawis, Kampoeng Hollywood, dan Kampoeng Harmoni. “Menciptakan hunian dengan kualitas infrastruktur yang manusiawi dan membuat warga tempat berinteraksi menjadi konsep bisnis saya sejak dulu,” kata pria yang tinggal di Puri Pamenang No 49 Jalan Tentara Pelajar Ungaran ini.

Lulusan S1 Fakultas Teknik Arsitektur Undip angkatan 1988 ini mengatakan value yang ditanamkan ke dalam organisasi yang dipimpinnya adalah; time oriented, improvement, dan start from the end. “Saya selalu tekankan kepada anak buah untuk selalu menghargai waktu,” ujarnya. Jargon yg sering ditanamkan saat memotivasi anak buahnya adalah kata “Tetap semangat!”.

Ari yang mengambil S2 di STIE IPWI Jakarta bidang pemasaran ini mengaku punya tiga jurus sukses dalam menciptakan keunggulan kompetitif terhadap produk properti yang dikembangkannya. “Yaitu minimal memenuhi satu di antara tiga hal sebagai berikut cost leadership, different, and focus,” ujar pria yang juga aktif mengurus PSIS Semarang ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: