Himpunan Dokter yang Peduli Reproduksi

Apakah bertentangan ketika upaya pembatasan laju jumlah penduduk dihadapkan dengan upaya membantu wanita untuk hamil secara sehat? Jawabnya bisa iya bisa tidak. Dalam sebuah keluarga, mempunyai anak adalah sebuah tujuan besar. Bagi keluarga yang belum memiliki anak, tentu segala upaya akan dilakukan. Ya, di sinilah Himpunan Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi Indonesia (HIFERI) mengambil peran.

Sebagai himpunan dokter tentu banyak hal yang telah dilakukan HIFERI terutama yang berkaitan dengan dunia medis. Seperti yang mereka lakukan bersama dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia, menyeleggarakan pertemuan ilmiah berkala yang ke-4 di Semarang beberapa waktu yang lalu. Pertemuan yang mengangkat tema seputar endometriosis dari aspek keilmuan dan terapan klinis tersebut bertujuan untuk mencapai suatu kesepaktan nasional dalam pengelolaan endometriosis.

Kesepakatan tersebut dibuat agar dapat dijadikan panduan pengelolaan yang berguna bagi Dokter umum, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dan Dokter konsultan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi juga bagi penderita endometriosis. Masalah endometriosis sampai pada saat ini masih menjadi suatu kontroversi serta misteri yang belum terpecahkan.

“Berbagai perkembangan keilmuan di bidang Obstetri Ginekologi yang berkaitan dengan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi telah diuraikan dan dibahas bersama, khususnya penyakit Endometriosis, yang diakui seluruh dunia bahwa endometriosis kejadiannya semakin meningkat, pengelolaannya sulit, tingkat kekambuhan yang tinggi, komplikasi yang rumit, serta sangat megngangu kualitas hidup penderita,” papar Dr Fajar Sisiwanto, SpOG (K) selaku ketua panitia PIB HIFERI POGI 2009.

Endometriosis dapat terjadi pada usia remaja. Endometriosis lebih sering ditemukan pada wanita yang tidak kawin, pada umur muda, dan yang tidak mempunyai banyak anak karena fungsi ovarium yang secara siklis yang terus menerus tanpa diselingi oleh kehamilan.

Endometriosis dapat diturunkan dan lebih sering ditemukan pada keturunan pertama (ibu, anak perempuan, saudara perempuan). Faktor lain yang meningkatkan risiko terjadinya endometriosis adalah meiliki rahim yang abnormal, melahirkan pertama kali pada usia di atas 30 tahun dan kulit putih.

Pengobatan endometriosis terdiri atas pencegahan, pengawasan, dan pemberian analgetika, terapi hormonal, pembedahan dan pengobatan dengan radiasi.

“Penyelenggaraan pekan ilmiah berkala HIFERI pada hakikatnya memiliki dua makna penting yakni tidak hanya untuk mengikuti kemajuan perkembangan ilmu dalam meningkatkan profesionalisme di bidang Fertilitas Endokrinologi Reproduksi (FER) namun juga merupakan ajang evaluasi, tanggungjawab kepakaran para konsultan FER dalam mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi yang  dari hari ke hari terus berubah ke arah pembaharuan dalam upaya menyehatkan dan menyejahterakan kesehatan reproduksi,” ujar Prof DR Dr HA Biben, SpOG (K), Ketua Pengurus Pusat HIFERI POGI.

Pekan ilmiah HIFERI tidak hanya ditujukan untuk Konsultan FER, namun juga terbuka untuk para dokter spesialis obsetetri dan ginekologi (SpOG), dokter umum, dan ilmuan yang memiliki minat dalam bidang FER. Di samping itu, Penyelenggaraan Pekan Ilmiah Berkala (PIB) juga bertujuan untuk menjaga kesinambungan komunikasi ilmiah dari para Konsultan FER dengan Dokter SpoG, dan Dokter Umum dalam menyukseskan praktik pelayanan kesehatan reproduksi.

Pada akhir dari FIB ini, HIFERI akan menerbitkan buka panduan ilmiah yang berisikan masalah-masalah endometriosis, dengan proporsi pembobotan yang sepadan antara ilmu dasar dan aplikasi praktek sehari-hari, sehingga dapat membawa manfaat konkrit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: