Asyiknya Merawat dan Melestarikan Sepeda tua

Resa dan Andi terlihat duduk di di kursi dengan satu meja yang terlihat klasik, di depan mereka berjejer empat sepeda. Lalu lalang pengunjung mal membuat tampilan mereka terlihat kontras. Dengan pakaian tradional yang mereka pakai dan sepeda onthel yang sebagain besar masih orisinil, tampak mereka begitu cinta tradisi dan berusaha menjaganya.

Ya, Resa dan Andi bukanlah penjual sepeda di mal, mereka adalah anggota Semarang Onthel Community (SOC) yang sedang ikut pameran untuk memeriahkan acara pemeran komputer di sebuah mal di Semarang pada awal bulan Maret ini. Satu stand dengan komunitas lain di Semarang, yaitu Loenpia.Net (komunitas blogger Semarang) dan KFS (komunitas fotografi Semarang).

Resa dan Andi terlihat ramah menyapa pengunjung yang datang, pertanyaan-pertanyaan seputar komunitas dan onthel mereka jawab dengan senang hati. Begitu pula saat saya mendatangi stand SOC, berbagai cerita tentang komunitas dan awal ketertarikan mereka gabung dengan SOC secara jelas mereka ceritakan.

Resa misalnya, mengaku tertarik bergabung dengan SOC setelah melihat tayangan di teve yang meliput kegiatan SOC. “Begitu melihat tayangan teve tersebut, kemudian saya mencoba mencari informasi untuk bergabung dengan SOC. Saya bergabung SOC tepatnya pada bulan Agustus 2008. Saya senang bisa bergabung di SOC karena banyak memberi manfaat bagi saya,” papar pemuda yang tinggal di daerah Tlogosari ini.

Untuk menjadi anggota SOC cukup mudah, syaratnya harus memiliki dan mahir menggunakan sepeda onthel. Selain itu, lanjut Resa, calon anggota juga disyaratkan untuk aktif ke dalam kegiatan komunitas, baik kegiatan rutin ataupun khusus sekurangnya dalam jangka waktu dua bulan.

“Kita memiliki agenda rutin pertemuan tiap hari Minggu di depan gedung Lawang Sewu. Minggu 1 dan 3, kita berkumpul Pagi mulai pukul 06.00, dan Minggu 2 dan 4, kita berkumpul pada Malam hari mulai pukul 19.30,” jelas Resa. Dia melanjutkan SOC sering juga memiliki kegiatan khusus. “Seperti kegiatan pameran ini,” tambahnya.

SOC sendiri pertama berdiri pada tanggal 1 Juli 2007. Berawal dari pemikiran banyaknya potensi warisan sepeda tua di Semarang yang jumlahnya cukup besar. Beberapa orang yang peduli akan hal tersebut kemudian membentuk sebuah wadah yang bernama SOC. Anggota awalnya kurang dari 10 sepeda tua. Seiring dengan perjalan waktu, anggota SOC terus bertambah. “Anggota SOC sekarang sudah ratusan orang, sekali kumpul sekitar 20 orang yang hadir, untuk event yang besar bisa sampai 80 orang yang datang,” ungkap Resa.

SOC sendiri memiliki berbagai agenda kegiatan yang berkait dengan touring dan event onthel. Seperti touring keluar kota, jelajah Semarang, upacara bendera tiap hari bersejarah nasional, memperingati hari besar dunia, bekerjasama dengan instansi atau perusahaan, pameran, maupun menghadiri acara onthel nasional di berbagai kota. Untuk saat ini SOC dipimpin Bob Riza sebagai ketua club dengan sekretariat di Jalan Puspogiwang 22. Anda punya sepeda onthel kuna? Sebaiknya Anda bergabung SOC.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: