Milanisti Indonesia Sezione Semarang

Rully Prastyono seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Semarang, mengaku sudah cukup lama menjadi fans AC Milan (club sepakbola Italia). Namun baru dalam beberapa bulan ini dia gabung dengan Milanisti Indonesia Sezione Semarang. Karena keaktifannya di forum milanisti dan di pertemuan, diapun ditunjuk sebagai ketua oleh teman-teman milanisti di Semarang.

Sebagai penggemar sejati AC Milan, tentu aktif di forum (forum-milanisti.com) merupakan kesenangan tersendiri bagi Rully, karena bisa bertemu dan berbincang dengan sesama fans AC Milan. Dia pun tidak pernah melewatkan acara nonton bareng saat AC Milan berdiri. Bahkan saking cinta kepada tim merah hitam ini bahkan Rully dan beberapa milanisti lainnya berencana untuk kursus bahasa Italia.

“Salah seorang milanisti pusat, sampai belajar bahasa Italia karena cintanya pada AC Milan. Dia hafal sebagian besar yel-yel yang dijadikan nyanyian wajib suporter AC Milan dalam setiap pertandingin yang hampir semua berbahasa Italia. Jika di Semarang ada kursus bahasa Italia saya juga ingin mengikutinya,” tandas Rully yang mengaku telah hafal beberapa yel-yel berbahasa Italia.

Tidak hanya Rully, keinginan mempelajari bahasa Italia juga ditunjukan oleh Davis, salah seorang dedengkot milanisti Semarang. Saat ditemui di salah satu game center di daerah Kampung Kali bersama milanisti lainnya, Davis mengaku tertantang untuk tahu apa saja yang dinyanyikan suporter saat mendukung AC Milan di Stadion San Siro Italia. Sama seperti Rully, Davis juga berharap bisa kursus bahasa Italia di Semarang.

“AC Milan itu sangat kekeluargaan, banyak pemain AC Milan yang bertahan di San Siro sampai masa pensiunnya. Karena itu, kami milanisti ini, juga berharap bisa menciptakan rasa kekeluargaan tersebut. Tidak hanya sesama milanisti, tapi juga antar sesema penggemar tim bola yang ada di Semarang. Karena itu dalam waktu dekat ini kami akan menggelar pertandingan futsal dengan suporter pendukung club lain di Semarang,” papar Davis.

Milanisti Indonesia – Regional Semarang sendiri baru terbentuk tahun ini, tepatnya pada bulan September 2008. Awalnya ada kunjungan dari milanisti pusat (Jakarta) dan Davis ditunjuk untuk membentuk milanisti Semarang. Mulai saat itulah Davis mulai membangun milanisti Semarang. Setalah berjalan beberapa bulan, ada sekitar 20 – 30 anggota yang aktif.

“Karena baru terbentuk kita masih minim kegiatan, kami banyak belajar dari milanisti pusat. Banyak kegiatan yang telah dilaksanakan Milanisti pusat seperti baksos ataupun menjalin kerjasama dengan sponsor maupun tempat-tempat yang menjual marchendise. Karena itu untuk agenda ke depan kami juga akan mengadakan baksos dan menjalin kerjasama dengan pihak lain,” papar Rully.

Rully mengatakan, untuk saat ini, kegiatan yang rutin dilakukan milanisti Semarang masih seputar nonton bareng pertandingan dan futsal. “Kita berharap memiliki basecamp sendiri sehingga bisa kumpul seminggu sekali,” papar Rully yang diangguki beberapa milanisti yang datang saat itu, seperti Thomas, Budi, dan Adi.

5 Responses

  1. Salam Milanisti Forever!!!
    Forza Milan!!!!

  2. Leonardo kayaknya belum layak dari pelatih team sebesar milan.

  3. jempol buat MI sezione semarang…salam hangat dari MI sezione Bogor…

  4. klo mau gabung gmn bossss

  5. kalo mau gabung gimana dan dimana tempat bascamp’a
    #salam_milanisti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: