Forum Wedangan JRU, Membawa Inspirasi di Ranah Kewirausahaan dan Budaya

Sebuah pesan pendek dari iLik sAs masuk ke inbox ponsel (telephon seluler) saya. Tertulis undangan untuk menghadiri acara Forum Wedangan. Untuk kali ini, selain mengangkat tema “Senantiasa Menuju Ruang Sadar” juga dipersembahkan untuk memberikan penghiburan bagi Darmanto Jatman. Tentu sangat terhormat mendapat undangan tersebut, karena selain menarik, kursi yang tersedia untuk setiap acara Forum Wedangan memang terbatas.

Benar saja, sampai di Warung Wedangan di daerah Jalan Brotojoyo, tempat dilaksanakan acara tersebut, hampir semua yang datang adalah orang yang telah punya nama di Semarang, bahkan di tingkat nasional. Ada Budayawan seperti Prie GS dan tentunya Darmanto Jatman. Ada sastrawan seperti Triyanto Triwikromo dan Timur Sinar Suprabana. Serta tentu banyak pengusaha serta wirausahawan lain yang menghadiri acara tersebut.

Tema “Senantiasa Menuju Ruang Sadar” seperti ditulis di web rumahusaha.com berawal dari sebuah landasan, bahwa kesadaran adalah sesuatu yang menjadi esensi dalam kehidupan kita sebagai manusia. Sadar menjadi bagian terpenting untuk bisa terus berkarya secara optimal memberi kemanfaatan untuk lingkungan terdekat. Inilah sebuah ikhtiar sederhana dari komunitas JRU untuk terus mengampanyekan kesadaran kita sebagai manusia. Salah satunya adalah via Forum Wedangan. Perhelatan yang dihadirkan secara berkala untuk mengajak lingkungan ke ruang rekreatif-inspiratif.

Mendengarkan apa yang dinarasikan dan dilantunkan Jodhi Yudono & Kwartet on The Street, tema “Senantiasa Menuju Ruang Sadar” tampaknya benar-benar bisa terwujud. Diselingi dengan beberapa narasi yang dibawakan oleh Prie GS, Triyanto Triwikromo, dan Timur Sinar Suprabana yang dipersembahkan untuk Darmanto Jatman, semakin membawa pengunjung yang datang untuk “Senantiasa Menuju Ruang Sadar”

Prie GS misalnya menceritakan bagaimana penghargaan Darmanto Jatman kepada para budayawan maupun seniman. Meski telah memiliki nama besar, Darmanto Jatman tidak tetap menghargai mereka yang baru di dunia budaya maupun seni. “Saat saya mengunjungi rumahnya untuk sebuah acara, beliau begitu menghargai kami yang masih muda ini,” papar Prie GS dengan gaya khasnya.

Gambaran di atas hanya salah satu cerita yang bisa diambil dari sebuah acara rutin yang bernama Forum Wedangan. Sebagai ikon JRU, Forum Wedangan memang benar-benar manyajikan sesuatu yang berbeda, yang dibicarakan tidak hanya bisnis tapi juga budaya. Dengan kata lain seperti yang ditulis di web rumah usaha.com, Forum Wedangan memang dihadirkan untuk selalu membawa inspirasi di ranah kewirausahaan dan budaya.

Forum wedangan sendiri merupakan salah satu kegiatan dari JRU, masih banyak berbagai kegiatan atau unit usaha lain. Jadwal kegiatan Forum Wedangan biasanya di publikasikan dalam web rumahusaha.com. “Banyak yang ingin mengikuti kegiatan ini, untuk menjembataninya kita mengundang mereka yang hadir secara bergiliran,” ungkap iLik sAs, dalam sebuah acara Forum Wedangan. Yang terpenting dalam Forum Wedangan ini, lanjut iLik sAs, adalah kita bisa berinterkasi langsung dengan mereka yang kompeten di bidangnya, khususnya wirausaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: