Piggyback Meningkatkan Performa Mobil dan Memperbaiki Konsumsi BBM

Memiliki mobil yang irit bahan bakar namun tetap memiliki performa mesin yang lebih unggul dari mobil standar pabrikan, tentu merupakan dambaan setiap orang. Namun, tentu akan sulit menemukan hal tersebut jika tanpa memberi perangkat tambahan pada mesin mobil standar dari pabrik. Dengan instalasi Piggyback, menurut Victor Lo, pemilik Victor’s Garage Semarang, efisiensi penggunaan bahan bakar mobil anda akan jauh lebih maksimal. Dengan begitu tentunya performa mobil jadi meningkat.

“Berdasarkan pengakuan seorang pelanggan yang menggunakan Inova diesel, dengan menggunakan Piggyback konsumsi BBM yang biasanya 1 liter untuk menempuh 9 km menjadi 1 liter per 15 km. Sedangkan untuk horse power juga meningkat dari biasanya 100 bhp menjadi 150 bhp. Untuk kecepatan mobil pun mengalami peningkatan yang cukup maksimal, mobil dengan mudah bisa mencapai kecepatan 160 km/jam,” jelas Victor Lo, pemilik Victor’s Garage yang terletak di Jalan Majapahit 204 Semarang.

Rata rata instalasi piggyback ini bisa menaikan performa 15% dan menurunkan konsumsi BBM sampai 30%. “Malah ada yang naik sampai 50 hp loh, dan ada yang konsumsinya irit sampai 50%, tapi itu semua kembali ke kondisi dan jenis mobil, yang standar dari pabrikan aja beda beda kok horsepower dan torsinya,” tambahnya.

Piggyback adalah teknologi yang berbasic sistem komputer, ini tentu sesuai dengan mobil keluaran sekarang yang sistemnya sudah banyak menggunakan teknologi Injection atau EFI. Dengan Piggyback mesin yang biasa menggunakan pertamax atau Pertamax Plus bisa disetting ulang Timing Pengapian-nya, sehingga bisa mengonsumsi premium. Hebatnya penggantian bahan bakar ke premium ini tidak menyebabkan performa mesin mobil menurun atau bahkan Knocking atau ngelitik, malah sebaliknya performa mesin mobil akan meningkat dan konsumsi BBM lebih efesien.

“Ini adalah teknologi paling aman, karena tidak keluar dari blue print atau rancangan awal si penciptanya. Contoh paling gampang, para professor di Jepang menciptakan mobil dengan bahan bakar Minyak/Bensin, ya jangan terus kita convert jadi pakai GAS atau bahan lain yg bukan minyak/bensin. Bukan juga dengan menambahkan magnet yang mempunyai masa kadaluarsa. Cara kerja Piggyback hanya membaca sinyal yang dikirim dari ECU standar lalu diolah dan kemudian diteruskan lagi ke mesin. Di Jakarta teknologi ini sudah lebih dahulu dikenal para pecinta otomotif, bahkan sudah banyak yang menggunakan teknologi Piggyback ini untuk mengikuti ajang kompetisi tingklat Nasional seperti: drag race, touring, one make race, dan lainnya. Di Semarang saya sudah menggunakan teknologi Piggyback ini untuk mengikuti drag race dan mampu meraih juara 1 kelas 12 detik padahal hanya menggunakan mobil yang tergolong underpower, yaitu avansa 1.3L non vvti,” ungkap pria yang pernah menempuh pendidikan mesin di Australia dan Jepang ini.

Meski andal untuk ajang drag race, teknologi Piggyback juga cocok digunakan untuk mobil harian. Teknologi Piggyback sangat memungkinkan hal ini. Dengan lima pilihan save mode, pengguna Piggyback bisa memilih mode mana yang sesuai dengan keinginannya, dengan hanya memutar panel yang disediakan atau dengan menggunakan bluetooth. Ini tentu sangat memudahkan para penggunanya. “Mobil Avansa yang kemarin menang itu juga dipakai harian kok, malah waktu race kondisi standar semua, jok komplit, AC ada, power steering ada, audio juga ada. Tinggal puter ke settingan Race, injek gas pol deh, hehehe”, cetusnya lagi.

“Di Semarang teknologi Piggyback sudah cukup dikenal, dan penggunanya pun sudah cukup banyak. Ini karena memang banyak manfaat yang bisa didapat dengan menggunakan Piggyback. Cukup beli sekali, Piggyback bisa digunakan untuk seumur hidup, karena bisa dipindah ke mobil lain. Apalagi Piggyback ini bisa digunakan ke hampir semua mobil. Untuk pemasangan Piggyback baru hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam,” jelas pria yang setiap harinya juga aktif menjadi moderator sebuah forum otomotif di internet ini.

“Rencana ke depan sih mau datengin Dynamometer, biar pelanggan bisa langsung liat before after nya, atau bagi para tuner lokal lainnya yang mau nyewa juga boleh, ini masih nunggu lampu hijau dari pelabuhan saja sih. Yang penting habis Lebaran ini mau pelantikan Dealer resmi Piggyback ini untuk wilayah  Jateng dan DIY, habis itu baru deh cari tempat agak luas untuk install Dynamometer,” jawabnya ketika ditanya rencana ke depan.

Victor’s Garage
Jl. Majapahit 204 Semarang
Telp. 024 – 6707686
Hp. 0888 607 9155, 0856 406 99957

13 Responses

  1. salam otomotif bro…
    gw rivai dr makssar,..mbl gw lnacer evo 4 thn 2001,…kmarin sempat pesan piggyback buat mbl gw,..tp pas barangx datang truz dpasang g bs connect tuh ma ECU nya,…tp udah ngikutin petunjuknya.,.btw buat kyk mbl gw itu cocokx pake piggyback merek apa sih?????

  2. CIAO OTOMOTIF

    SAHABAT OTOMOTIF TUK YANG MAU UP GRADE PERFORMA
    MESIN DIESEL COMMON RAIL PAKAI PIGGY BACK PAKAILAH SYSTEM P N P PLUG AND PLAY INGAT TANPA MEMOTONG KABEL ECU KEBANYAKAN YG BEBERAPA KABEL DIPOTONG. SALAM PECINTA DIESEL ENGINE

  3. bisa tanya melalui sms/internet

  4. salam otomotif bro…
    sy Dimas dari palembang, piggyback bs gak dipasang di mobil Mitsubishi Chariot tahun ’95.. sekarang kondisi mobil sy ngelitik gitu, pernah sy isi premium.. tp pas udh habis sy isi pertamax lg tetep aja ngelitiknya gak ilang??? mohon Infonya… Trims.

  5. apa bener itu bisa naikin HP mobilnya sampai 10 – 20 % ??

  6. Boleh tau mas Vic,
    harga utk mobil Lancer Evo III berapa ? mereknya apa ? dan made in ……… apa bisa kirim stlh dibayar ? di Jkt bisa beli dimana ya…… ? thanx Jun

  7. mas mobilku livina X-Gear 08 piggy back apa yg cocok ya???

  8. mas,mobil saya kia new picanto.piggy back apa yang cocok ya?

  9. jadi pengen coba ya,,yg namanya piggy melati,,eeh…salah piggy back…
    kalau untuk Toyota Yaris keluaran 2009 type E brapaan ya,???tq

  10. Bisa untuk mobil lama ngga ya? Timor DOHC 98

  11. boos mau tanya nih kalau proton gen 2 ada nagk piggyback ? kalau ada saya boleh pesan ?

  12. mas bro mobil aq suzuki splash piggyback apa yg cocok?setingnya gimana?

  13. Apakah bisa di pasang pd mobil keluaran lama misal nya panther thn. 1993?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: