Mengenal Komunitas Ubuntu Semarang

Pengguna Ubuntu di Semarang tentu tidak sebanyak pengguna Windows. Dengan bergabung di sebuah komunitas tentu akan banyak membantu. Berbagai informasi tentang perkembangan Ubuntu tentu dengan mudah akan diperoleh. Begitu pula jika mengalami kesulitan, akan dengan mudah meminta bantuan dari teman satu komunitas. 

“Tujuan dari pembentukan Komunitas Ubuntu Semarang adalah sebagai wadah berinteraksi antar pengguna dan pecinta Linux khususnya Ubuntu di Semarang khususnya, dan di Jawa Tengah pada umumnya. Selain sebagai ajang sharing internal antar anggota komunitas juga untuk membangun kekuatan dalam ikut lebih memasyarakatkan Linux khususnya Ubuntu, sehingga diharapkan perkembangan Linux, khususnya Ubuntu akan lebih baik dan lebih memasyarakat,” papar Chasan Hidayat, salah seorang pendiri Komunitas Ubuntu Semarang.

Berbagai kegiatan untuk memasyarakatkan Ubuntu telah banyak digelar oleh Komunitas Ubuntu Semarang. Selain rutin mengadakan Ubuntu rilis party setiap 6 bulan sekali, juga beberapa kali menjadi pembicara dalam seminar dan workshop bertema Linux di Semarang dan Jawa tengah. Aktif dalam sosialisasi dan migrasi Linux ke sekolah-sekolah, serta ikut ambil bagian dalam pengenalan Linux langsung ke masyarakat. Seperti dalam acara pameran komputer dengan menggandeng salah satu vendor notebook.

“Ubuntu Semarang juga berafiliasi kepada ubuntu-id sebagai induk komunitas Ubuntu di Indonesia, sehingga diharapkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan dapat berdampak lebih luas dan mempunyai cakupan yang lebih luas,” jelas cowok yang gemar makan nasi goreng ini.

Komunitas Ubuntu Semarang terbentuk berawal dari euforia Rilis Party Ubuntu Versi 7.04 Feisty Fawn pada sekitar Mei 2007 di berbagai kota di Indonesia. Waktu itu beberapa anggota Linux Semarang, yaitu: Ainul Hakim, Aldedi, Chasan Hidayat, Rofiq fauzi, Rifai Ahmad berniat ikut ambil bagian dalam penyelenggaraan rilis party Ubuntu tersebut di Semarang. Meski dengan persiapan yang mepet, penyelenggaraan Rilis Party Ubuntu Versi 7.04 Feisty Fawn di Semarang bekerjasama dengan UKM PCC Politeknik Negeri Semarang terbilang cukup sukses.

“Melihat antusiasme peserta yang cukup besar. Setelah acara tersebut barulah diadakan pertemuan-pertemuan yang cukup intens antar aktivis Linux di Semarang yang waktu itu merupakan para pecinta Linux Ubuntu. Barulah pada Agustus 2007 dicapai kesepakatan untuk membentuk wadah bagi para pecinta dan pengguna Linux, khususnya Ubuntu di Semarang dengan membentuk Komunitas Ubuntu Semarang,” ungkap  Chasan Hidayat.

Anggota awal Komunitas Ubuntu Semarang sendiri awalnya kebanyakan mereka yang telah aktif di Komunitas Linux (KPLI) Semarang. Waktu itu, sekitar Mei 2007, KPLI Semarang dalam kondisi yang mati suri dengan kepengurusan yang vakum dan tidak ada kegiatan sama sekali. Bisa dibilang waktu itu tidak ada komunitas Linux yang aktif di Semarang. Pembentukan Komunitas Ubuntu Semarang waktu itu juga karena didasari pertimbangan kecintaan para pendiri kepada suatu Distro Linux Ubuntu dan perkembangan Ubuntu yang cukup fenomenal.

Perkembangan Komunitas Ubuntu Semarang cukup pesat, ini terlihat dari jumlah member milis ubuntu-Semarang yang sudah mencapai 244 orang. Perlu diketahui bahwa anggota dari Komunitas Ubuntu Semarang adalah member dari milis ubuntu-semarang. Untuk bergabung di Komunitas Ubuntu Semarang, tidak ada syarat khusus. Yang pasti dia adalah pengguna, pecinta, maupun simpatisan Linux Ubuntu, bahkan tidak menutup kemungkinan pengguna distro lain selain ubuntu boleh bergabung untuk ikut memajukan Linux secara umum. Ubuntu semarang juga tetap menjalin kerjasama dengan komunitas Linux lain termasuk Komunitas Linux Semarang.

Anggota Komunitas Ubuntu Semarang cukup merata, mulai dari admin dan teknisi perusahaan serta universitas, pelaku bisnis, guru dan dosen, programer, serta cukup banyak juga dari kalangan mahasiswa. Jika anda tertarik anda pun boleh ikut bergabung. “Jangan takut untuk mencoba, rajin-rajinlah bertanya ke sesama pengguna Linux (Ubuntu) dan selalu berfikir bahwa segala sesuatu di Linux akan ada solusinya. Jangan malas untuk selalu belajar dan tidak gampang menyerah,” tips dari Chasan Hidayat untuk mereka yang ingin menggunakan Ubuntu.

2 Responses

  1. Perkenalan 105,2 SS FM Chanel Keluarga Muda

    Musikku,Keluargaku, Inspirasiku…….

    105,2 SS FM merupakan Radio dengan target pendengar kelurga muda, kehadiran SS FM yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan keluarga muda berusia 23 – 37 tahun dengan anak usia maximal 12 tahun.
    Sebagai radio yang peduli dengan kebutuhan keluarga muda kami memiliki program offair
    dan onair, karena komunitas anda sesuai dengan target pendengar, 105,2 SS FM ingin mengajak
    anda bergabung dalam segala bentuk kegiatan SS FM, seperti event maupun talkshow.

    Hormat saya,
    Resha Adi P

  2. I found your blog on google and read a few of your other posts. I just added you to my Google News Reader. Keep up the good work. Look forward to reading more from you in the future. Thank you

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: