Telkomsel Peduli Perempuan

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Karena bagaimana pun Republik Indonesia tercinta ini tidak mungkin berdiri tanpa jasa para pahlawan yang rela berkorban melawan penjajahan. Adalah juga penting untuk selalu mengingatkan kepada kita semua jasa-jasa para pahlawan, agar kita mampu menghargai dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal bermanfaat.
Telkomsel sebagai perusahaan terbesar yang bergerak dalam bisang komunikasi, menyadari pentingnya penghargaan dan kepedulian terhadap jasa para pahlawan bangsa. Karena itu untuk memperingati perjuangan Ibu Kita Kartini yang gigih memperjuangkan emansipasi wanita, Telkomsel bekerjasama dengan Radio SmarFM menggelar acara bertajuk “Smart Women Smart Nation”, beberapa waktu lalu di Hotel Grand Candi Semarang.

Roosman Koeshendarto, GM Sales & CS Regional Telkomsel Jateng & DIY
dalam sambutannya menyatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud Telkomsel turut serta dalam pembangunan bangsa ini. Acara yang berisi sharing dan penghargaan terhadap wanita tersebut mungkin tidak berdampak secara langsung, butuh waktu untuk menyadari manfaat acara tersebut. “Ini adalah bagian edukasi kepada semua pihak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Roosman menjelaskan acara tersebut adalah penghargaan terhadap perjuangan para wanita, khususnya di Jateng (Jawa Tengah) dan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta). “Kita mendukung acara ini karena pesatnya perkembangan peranan wanita di Jateng dan DIY ini. Untuk itu kita mendukung dengan memberi penghargaan kepada para Kartini masa kini,” tambah Roosman.

Penghargaan tersebut diberikan karena dari kegigihan para Kartini masa kini, bangsa ini bisa tetap mampu berjalan dan bersaing meraih kemajuan di antara bangsa-bangsa lainnya. “Peranan wanita begitu nyata bagi bangsa ini, karena itu Telkomsel akan terus memberi perhatian kepada kaum wanita, baik sekarang maupun di masa mendatang,” ungkap Roosman.

Dalam acara tersebut, Gubernur Jateng, Ali Mufiz, juga menyampaikan sambutan tertulis yang disampaikan oleh Asisten III Gubernur. Dalam sambutannya gubernur menekankan bahwa banyak hal yang bisa dipelajari dari Ibu Kartini. “Kartini adalah guru bangsa yang mengajarkan kepada kita banyak hal. Salah satu yang bisa kita petik dari Ibu Kartini adalah apapun perkembangan dan kemajuan yang diraih bangsa ini, jangan sampai kita tercerabut dari akar budaya kita,” kata gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Pada sesi sharing, Aviliani, Ekonom INDEF mengemukakan, perjuangan Kartini baru terasa sekarang ini. Menurutnya, berkat Kartini perkembangan peranan wanita di Indonesia sangatlah pesat. Jika dulu wanita hanya menjadi teman di belakang, sekarang ini banyak wanita yang bahkan menjadi tulang punggung ekonomi keluarga. “Sekarang ini peranan perempuan dalam ekonomi keluarga sangat vital. Hal itu terasa betul saat krisis ekonomi menerpa Indonesia. Wanita-wanita yang selama ini hanya berperan di belakang, mengambil alih peran sebagai tulang punggung ekonomi keluarga,” tandas Aviliani.

Aviliani menegaskan, wanita yang bekerja bebannya lebih berat daripada laki-laki, karena mereka harus juga mengurus keluarga selain bekerja. Dengan keadaan seperti itu, tetap saja ada kendala dalam peran wanita di keluarga. “Meski perkembangannya pesat, tapi ada kendala, budaya kita lebih mendahulukan laki-laki daripada perempuan. Karena itu, suami sering kurang bisa menerima jika pendapatan istrinya lebih besar,” papar Aviliani.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: