Gaya Hidup Mobile, Akses Internet dari Ponsel

mobile3.jpgKEHIDUPAN modern sering memaksa kita untuk selalu mobile. Tidak hanya untuk urusan kerja, tapi juga urusan keluarga dan sosial lainnya. Teknologi mampu menjawab kebutuhan tersebut. Jika dulu ponsel hanya digunakan untuk telpon dan kirim pesan, maka sekarang akses internet lewat HP (handphone) atau pun PDA (personal digital assistant) menjadi sesuatu kebutuhan yang sulit terelakan.

Memang belum banyak pengguna HP atau PDA yang memanfaatkan fasilitas internet di device yang mereka miliki. Namun ada sebagian kalangan yang sering menggunakan HP atau PDA untuk akses internet. Tentu saja, akses internet lewat HP atau PDA lebih sering dilakukan saat sedang tidak di kantor atau rumah. Seperti saat sedang bepergian, atau saat berada di suatu tempat yang tidak memungkinkan mengakses internet lewat PC (personal computer) atau laptop.

“PDA sudah seperti darah, sudah kayak sebagian dari tubuh. Sebab, saya 90 persen hidup dari internet. Mulai dari millis, kerjaan, cari cewek, dan lain sebagainya. Selain itu, saya tidak suka nonton teve, karena itu saya baca berita dari PDA,” papar Firmansyah, seorang e-marketing sebuah perusahaan mebel di Semarang.

Perubahan hidup Pepeng, panggilan akrab Firmansyah, tampaknya dimulai sejak dia pindah dari Jogjakarta ke Semarang. Kebutuhan pekerjaan yang memerlukan tingkat koneksi internet yang tinggi, memaksanya untuk mengganti HP yang tidak terkoneksi internet dengan PDA.

“Saya harus terkoneksi dengan internet 24 jam non stop. Jadi tidak mungkin pukul 12 malam ke warnet. Di samping itu komunikasi dengan pembeli barang tribal juga online, baik dengan millis maupun email. Telat sedikit bisa hangus barang yang saya jual,” jelas bujang yang juga berjualan barang tribal secara online ini.

Alasan pekerjaan mungkin memang menjadi alasan utama seseorang menjalani gaya hidup mobile. Tidak hanya Pepeng tentunya yang mengungkapkan alasan tersebut. Mujiburahman, S Kom, salah seorang Staf Pengajar di IMKA Veteran Semarang juga mengungkapkan hal yang tidak jauh berbeda tentang gaya hidup mobile yang dijalaninya.

“Yang paling saya sering lakukan adalah untuk mengecek email, baik dari berbagai millis yang saya ikuti seperti millis Jardiknas, Loenpia.net, dan lain-lain. Ataupun email dari para siswa-siswi saya yang telah mengumpulkan tugas dan dikirimkan lewat email. Selain itu juga sering saya gunakan untuk keperluan lain seperti membaca berita-berita terkini,” papar cowok yang tinggal di daerah Kaliwungu Kendal.

Bujang yang juga menjadi Staf Pengajar di SMP Negeri 1 Gemuh Kedal ini mengakui, HP bukanlah satu-satu media yang digunakannya untuk mengakses internet. Jika masih tersedia PC atau pun Laptop tentu dia lebih memilih untuk tidak mengakses internet dari HP. “Hampir dipastikan setiap hari saya selalu online, di saat saya tidak ada PC yang harus dipakai, maka satu-satunya media yang saya gunakan untuk  membuka internet adalah HP,” tandas pria yang akrab dipanggil Jiban ini.

Baik Pepeng maupun Jiban keduanya mengakui selalu mengikuti pekembangan teknologi dari device yang mereka gunakan. Hal itu mereka lakukan agar tidak tertinggal informasi yang sedang berkembang. Salah satu hal yang mereka lakukan dengan mengikuti millis. “Iya, benar sekali. Sebab program-program baru juga bermunculan tak terkendali. Semua bisa didapat di millis,” jelas Pepeng.

2 Responses

  1. tanpa ponsel dunia gelap deh… sexy.yanti@yahoo.com… trisobo-boja kendal

  2. Gw juga udah kena penyakit kaya gitu, online terus internetan menghabiskah hari-hariku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: