Kiat Mendesain Home Office

desain-home-office.jpgHome office merupakan suatu tapak yang mewadahi dua kegiatan utama yaitu sebagai rumah tinggal dan sekaligus untuk perkantoran. Saat ini beberapa orang mengembangkan rumah untuk dijadikan sebagai tempat tinggal sekaligus tempat usaha yang dalam hal ini adalah kantor. Baik berupa biro jasa, biro konsultasi, atau kegiatan ekonomi yang lain. Kantor yang berada di rumah akan mempunyai beberapa keuntungan karena usaha dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan rumah, pengawasan lebih terjamin serta jam kerja yang tidak dibatasi jam kantor. Namun perlu disadari bahwa kegiatan kantor harus dipisahkan dengan kegiatan rumah tangga agar tidak saling mengganggu karena masing masing mempunyai karakter tersendiri. Kegiatan kantor akan menuntut akses ke publik yang besar, sementara rumah tangga akan membatasi hubungan dengan publik serta lebih mengembangkan hubungan antar anggota keluarga.

Dibawah ini ada beberapa kiat khusus dalam mendesain home office diantaranya :

1. Pembagian Zona.
Kegiatan untuk kantor lebih bersifat public sedangkan rumah tinggal lebih bersifat privat. Sehingga harus ada batasan yang jelas zona untuk kantor dan Rumah tinggal. Jika bangunan 2 lantai, lantai 1 untuk kantor, lantai 2 untuk hunian atau sebaliknya. Jika tapak memanjang kebelakang, bagian depan untuk kantor dan belakang untuk hunian. Pemisahan ini dilakukan karena sifat kantor yang publik ini harus mudah dilihat oleh orang dan mudah diakses orang sedangkan hunian lebih bersifat privat, mempunyai nilai privasi yang lebih tinggi dan tidak semua orang dapat mengaksesnya.

2. Fasade atau Wajah Bangunan.
Fasade (tampak/tampilan) merupakan wajah pemberi identitas bangunan. Untuk itu tampilan bangunan dibedakan antara rumah dengan kantor sesuai dengan sifatnya. Kantor berkesan lebih terbuka, semua orang bisa masuk serta atraktif untuk menarik orang dan mudah dikenali sementara rumah tinggal lebih bersifat tertutup dan sederhana namun tidak membosankan. Tampilan kantor selain dipengaruhi oleh rancangan bentuknya juga warna serta material bangunannya. Mungkin suatu kantor tidak harus besar supaya berkesan megah, mahal dan canggih. Rancangan bentuk, pemilihan bahan serta warna yang tepat akan memunculkan wajah kantor yang mengundang perhatian dan memberi kesan positif.

3. Pencapaian dan Sistem Sirkulasi.
Untuk kantor harus mempunyai pencapaian yang jelas dan mudah dicapai oleh semua orang sehingga menggunakan pencapaian langsung Sedangkan untuk rumah tinggal yang bersifat privat dapat menggunakan pencapaian yang tersamar. Demikian juga halnya dengan sistem sirkulasi yang terpisah antara hunian dan kantor. Karena dimungkinkan pemilik rumah juga pemilik kantor maka harus ada akses yang menghubungkan antara rumah dengan kantor. Akses tersebut dapat berupa pintu yang tidak semua orang dapat mengaksesnya.

4. Warna Bangunan
Efek warna berpengaruh bagi psikologis orang yang melihat dan penghuni yang didalamnya.
Untuk kantor, biasanya interiornya menggunakan warna-warna yang netral, tetapi eksteriornya menggunakan warna yang mencolok supaya mudah diingat orang. Sedangkan warna pada hunian menggunakan warna yang lebih variatif, karena setiap orang memiliki karakter, gaya hidup dan kebutuhan yang berbeda. Warnapun sesuai dengan umur penghuni. Setiap anggota keluarga berhak menentukan warnanya sendiri, hal ini tercermin pada dinding kamar tidur.

5. Bukaan dan Pencahayaan.
Untuk memberikan kesan terbuka dan ”welcome” pada sebuah kantor, fasade harus lebih banyak bukaan. Ini dapat diterapkan pada dinding dan pintu yang transparan (dari kaca). Bukaan ini untuk memasukkan terang langit untuk pencahayaan karena prinsipnya kantor adalah untuk kerja sedangkan rumah untuk istirahat. Diusahakan ruang kerja pada kantor mendapatkan terang langit yang cukup. Untuk rumah tinggal karena bersifat privat, bukaan bisa disamarkan, jendela bisa dilengkapi dengan tirai atau kisi-kisi. (Sukawi, ST, MT Dosen Arsitektur Universitas Diponegoro Semarang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: