Istana Wedang, Tidak Hanya Jual Wedang

bakmi-goreng.jpgJika anda mampir ke Istana Wedang di jalan Pemuda, cobalah tengok sekali lagi daftar menunya. Tentunya, anda akan mengetahui bahwa resto bergaya arsitektur kolonial Belanda ini tak hanya mengandalkan menu wedang ronde.

Barangkali memang tak berlebihan jika mengidentikkan kota Semarang dengan kekayaan kulinernya yang melimpah. Tapi jangan ngaku orang Semarang kalau belum pernah merasakan aneka makanan khas Istana Wedang yang telah berdiri sejak tahun 1980 ini.

Istana Wedang memang memiliki sejarah panjang sebagai salah satu rumah makan di kota Semarang yang masih mempertahankan bentuk arsitektur bangunan bergaya kolonial Belanda. Tak hanya itu, resto yang dikelola secara turun temurun ini juga mengandalkan aneka masakan khas perpaduan Jawa, Cina dan Belanda dengan resep warisan keluarga.

Daya tarik Istana Wedang tentu bukan hanya pada menu wedang rondenya yang sudah cukup terkenal. Tapi kejutan lain telah menunggu pada menu lainnya. Seperti menu Galantin yang dibuat dari olahan daging sapi segar dan ayam mirip roulade steak. Hidangan ini disajikan secara sederhana dengan wortel, buncis, kentang, telur, tomat, selada dan kacang polong. Kuah sausnya terasa asam manis, sangat pas di lidah.

Jika hidangan nasi yang dicari, silahkan coba masakan spesial nasi goreng ‘Istana’ yang porsinya cukup membuat kenyang. Menu utama lain seperti bestik ayam/sapi, lontong cap gomeh dan nasi soto juga sangat cocok untuk santap siang bersama keluarga atau rekan kerja.

Suasana interior Istana Wedang yang tampak sederhana serta layanan yang ramah juga banyak membuat tamu yang datang merasa lebih homey dan betah berlama-lama di sini. Untuk teman mengobrol, tak jarang para tamu memesan semangkuk wedang dan aneka snack ringan seperti risoles, tahu isi dan pisang goreng yang pasti bikin ketagihan.

Biar komplit, jangan ketinggalan mencicipi es lengkeng yanghun yang punya rasa unik. Warnanya yang sedikit kecoklatan memang mengundang penasaran. Es yang dibuat dari sari buah kelengkeng dan lengkeng yang telah dimasak ini rasanya tidak terlalu manis, namun paling pas buat menyegarkan tenggorokan yang sedang haus.

Nah, bagi anda yang ingin mencari suasana rumah makan yang homey dengan aneka masakannya yang menggugah selera ada baiknya anda mampir ke Istana Wedang. Meski hari libur, Istana Wedang tetap buka mulai jam 8 pagi hingga pukul 12 malam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: