Prospek Cerah Bisnis Properti

propertiPertumbuhan kota Semarang mungkin tidak sepesat dibanding kota-kota besar lainnya di Indonesia. Karena itu beberapa waktu lalu, pemerintah kota Semarang menelurkan sebuah slogan, Waktunya Semarang Setara. Namun, jika kita menengok bisnis properti di Semarang, pertumbuhan yang terjadi sangatlah pesat.

Para pengembang besar dengan skala nasional telah menjadikan Semarang sebagai salah satu kota untuk mengembangkan bisnis mereka. Kini kita bisa melihat, hampir semua wilayah yang bisa dikembangkan untuk perumahan, telah menjadi kawasan berkembang yang terus tumbuh, dengan berbagai pilihan rumah dan fasilitas yang ditawarkan.

“Lahan pengembangan perumahan di Semarang kini tidak banyak tersisa. Jika dilihat kini para pengembang sudah mulai menggarap kawasan di daerah yang berdekatan dengan Semarang,” papar Abdul Manaf Fudloly, Manajer Pemasaran Permata Puri saat ditemui di kantornya beberapa waktu lalu.

Kawasan yang tumbuh pesat itu terlihat di perbatasan Mijen dengan Boja Kendal, Semarang Selatan dengan Ungaran, Semarang Timur dengan Demak, dan lainnya. Ini karena kawasan yang dekat dengan pusat kota Semarang memang telah penuh, sehingga harga yang ditawarkan pun relatif lebih tinggi dari kawasan yang berada di perbatasan.

“Untuk Semarang sendiri kawasan atas menjadi favorit hunian yang berkembang cepat, karena aman dari banjir dan masih asri. Untuk Semarang daerah bawah, pertumbuhan mengarah ke vertikal, dengan dibangunnya berbagai aparteman baru,” imbuhnya.

Di tempat yang berbeda Benny Setiawan, Direktur CV Karang Agung Cementindo, distributor Semen Puger wilayah Jawa Tengah dan DIY, mengemukakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang bagus selalu dibarengi dengan pertumbuhan pembangunan di berbagai sektor. “Kebutuhan akan bahan bangunan pun tentunya akan terus meningkat, salah satunya adalah kebutuhan semen,” paparnya.

Pertumbuhan dunia properti tentunya tidak lepas dari berbagai aspek yang melingkupinya. Baik itu pertumbuhan ekonomi, kebijakan pemerintah, dan tentunya suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR). Jika berbagai faktor tersebut mengondisikan diri terhadap pertumbuhan positif properti, tentu bisnis properti akan tumbuh melejit.

“Kami berharap semoga pertumbuhan ini juga didukung dengan bunga KPR yang rendah dan kebijakan pemerintah yang tepat. Karena tingkat bunga KPR sangat berpengaruh pada kemampuan daya beli masyarakat di bidang properti. Semakin rendah bunga KPR semakin banyak yang mampu memiliki rumah idaman,” ungkap Felix Adiet, Marketing Executif PT Bukit Semarang Jaya Metro saat ditemui di kantornya.

About these ads

One Response

  1. Silakan, bagi yang membutuhkan billboard atau neon box / neon sign atau bentuk reklame lain untuk ruko, hotel, dll klik -> http://www.candikarya.com | CV Candi Karya Advertising Semarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 35 other followers

%d bloggers like this: