Nasi Pindang Kudus Enak Disantap dengan Jerohan

nasi pindang tanah masNasi pindang adalah makanan khas dari Kudus yang terkenal karena kelezatannya. Menu ini sebenarnya mirip rawon, masakan khas Jawa Timur yang juga menggunakan irisan daging sapi dicampur kuah. Bedanya kuah nasi pindang memakai santan, sedangkan rawon tidak. Di Semarang, nasi pindang salah satunya bisa dinikmati di Nasi Pindang Kudus dan Soto Sapi Tanah Mas Jalan Gajahmada 98 Semarang.

Pindang dan rawon tentu sama-sama enak disantap. Namun pindang punya kekhasan dengan memakai daun melinjo, sedangkan rawon membubuhkan taoge. Linda, pemilik warung nasi pindang tersebut mengatakan nasi pindang hangat enak disantap dengan taburan  bawang goreng diatasnya, dan aneka lauk pauk seperti telur, babat, iso, paru, limpa, koyor ataupun otak, sumsum goreng, tempe, dan perkedel jagung. “Ini memang khas Kudus, tapi orang Semarang banyak yang suka. Pembeli dari Jakarta dan Bandung banyak juga lho,” kata dia.

Sedangkan soto sapi yang disajikan adalah soto ala Semarang dengan kuah bening berwarna kuning, tanpa memakai santan. Untuk memasak nasi pindang, Linda mengaku menggunakan bumbu khusus racikan neneknya sejak 16 tahun lalu. Memasak dilakukan dua kali. Pertama memasak bumbu, kemudian masak lagi saat daging dimasukkan. “Usaha ini memang diteruskan secara turun temurun dari nenek saya,” ujarnya.

Linda menambahkan menu tersebut pertama dibuka di daerah Tanah Mas sejak 16 tahun lalu. Jika pagi dibuka warung di tanah mas, sore hari dipindah ke Jalan Suyudi. Sekarang saat mendapat tempat lebih representatif, warung dipindahkan ke Jalan Gajahmada. Nama “Nasi Pindang dan Soto Sapi Tanah Mas” tetap dipertahankan agar mudah dikenal orang.

Leave a Reply