Intimate Wedding jadi Tren Pesta Pernikahan

Menikah adalah momen sekali seumur hidup maka hendaknya harus diselenggarakan secara mewah dan meriah. Bagi sebagian orang mungkin akan membenarkan pendapat tersebut, karena bagi mereka menikah adalah simbol kebahagiaan yang harus dibagikan kepada sebanyak mungkin orang yang mereka kenal, baik itu teman akrab, teman jauh, relasi kerja, atau pun kolega orangtua. 

Tentunya tidak semua calon pengantin menginginkan pesta yang serba mewah dan meriah. Dengan banyaknya pilihan konsep pesta pernikahan, mereka tentu bisa memilih yang sesuai dengan impiannya. Ya, pesta pernikahan adalah salah satu momen penting dalam hidup, sudah sepantasnya lah bagi pasangan pengantin untuk memilih tema pernikahan sesuai dengan impiannya.

Salah satu tren yang muncul dalam beberapa tahun belakangan ini adalah pesta pernikahan sederhana atau intimate wedding. Biasanya tamu yang diundang dalam jumlah terbatas, hanya teman dekat dan keluarga dekat. Bisa jadi tren ini banyak dipengaruhi budaya Barat yang terbiasa menggelar pesta pernikahan dengan dihadiri sedikit orang.

Mereka yang memilih pesta pernikahan sederhana ini biasanya memang menginginkan pesta pernikahannya berjalan secara akrab dan tidak banyak direpotkan dengan berbagai seremonial. Novia Early Soraya atau biasa dipanggil Nope misalnya, memilih pesta pernikahan sederhana karena dia memang pribadi yang menyukai sesuatu yang simple dan tidak banyak merepotkan.

“Sebelumnya saya tidak pernah mengimpikan akan  menikah seperti apa, just be simple aja. Sejujurnya saya orang yang terutup, jika boleh milih malah ngga ada orang yang tahu. Tapi adat timur ngga pantes kali ya. Pengalaman menikah kemarin very surprised, dengan persiapan mendadak semua bisa lancar. Hanya sebatas keluarga, undangan terbatas untuk ijab. Setelah itu kami kabur adventuorus wedding,” ungkap cewek yang berkantor di Wisma HSBC ini.

Bagaimana dengan orangtua pasangan yang menikah? Ada baiknya orangtua memberi kebebasan anaknya untuk memilih pesta pernikahan sesuai diinginkan. “Orangtua ataupun keluarga biasanya ingin yang sempurna menggelar perhelatan. Namun karena ini pernikahan kami mereka menyerahkan kepada kami untuk memilih sesuai dengan keinginan kami,” tambah penyuka traveling ini.

Leave a Reply