Asyiknya Hunting Bareng Komunitas Fotografer

komunitas-fotografer-4.jpgSabtu Sore itu langit tampak cerah dilihat dari Jalan Pandanaran Semarang. Di lantai dua salah satu gedung perusahaan sepeda motor, tampak seorang wanita memakai jaket kulit hitam yang terbuka dengan kaos ketat warna putih dan celana hitam yang membalut kulit putihnya, dikelilingi puluhan orang yang hampir semuanya pria. Wanita dengan postur tubuh lebih dari 170 cm itu terus mencari pose yang tepat untuk sebuah karya fotografi.

Ya, sore itu puluhan fotografer Semarang sedang hunting bareng untuk pemotretan model dengan tema otomotif. Berbagai jenis kamera tampak berseliweran dalam genggaman para fotografer tersebut. Mulai dari kamera yang harganya puluhan juta sampai dengan kamera yang harganya hanya jutaan rupiah saja. Namun segala jenis perbedaan peralatan tersebut tampaknya tidak mengurangi keakraban di antara para fotografer tersebut. Bahkan mereka tampak sangat akrab satu dengan yang lainnya. Itu semua tidak lain karena mereka disatukan oleh hobi mereka, yaitu fotografi.

Kesamaan hobi itulah yang kemudian mengikat fotografer Semarang untuk membentuk komunitas fotografer. MATA Semarang Photography Club adalah komunitas fotografer yang telah cukup lama berdiri di Semarang. Salah satu pelopor Mata Semarang adalah Bambang RSD. Fotografer yang sudah banyak makan garam dunia fotografi ini, bersama dua puluh lima fotografer lainnya terpacu untuk memberi wadah bagi para fotografer Semarang. Tepatnya pada tanggal 18 Agustus 1999, Mata Semarang Photography Club berdiri.

“Perkembangan komunitas fotografer di Semarang tergolong bagus. Sekarang saja anggota komunitas kami sudah mencapai 200 orang. Bahkan mereka tidak hanya dari Semarang saja, tapi juga dari kota-kota lain seputar Semarang, seperti Kudus, Ungaran, dan Salatiga. Selain itu mereka yang bergabung di komunitas kami juga berangkat dari profesi yang beragam. Ada yang memang fotografer, wartawan, dan juga pengusaha,” jelas Bambang RSD ketika ditemui di sela-sela acara pemotretan model.

Kegiatan Mata tidak hanya hunting bareng. Komunitas fotografer ini juga kadang melakukan kegiatan di bidang pendidikan, seperti seminar dan pelatihan. Mereka yang ikut pelatihan dan seminar pun tidak terbatas anggota Mata saja, tapi masyarakat umum pun boleh bergabung. “Setiap tahun kita jg memiliki even besar yang sudah berjalan empat tahun ini, yaitu Beauty at The Poolside,” papar Bambang.

Selain Mata Semarang Photography Club, di Semarang juga ada beberapa komunitas fotografer lainnya, bahkan komunitas fotografer juga marak di kampus-kampus Semarang, Undip misalnya dengan Prisma. Sedang komunitas fotografer umum lainnya adalah Semarang Photo Club (SPC), dan Komunitas Fotografer Semarang (KFS). Selain itu adapula komunitas fotografer yang berbasis di dunia maya, seperti Fotografer.Net dan Ayofoto.com. Kedua komunitas fotografer internet tersebut memiliki anggota di Semarang.

Komunitas boleh-boleh saja berbeda, namun antar fotografer di Semarang tak terhalang perbedaan komunitas tersebut. Bahkan, dengan banyaknya komunitas tersebut menjadikan Semarang makin marak dengan kegiatan fotografi. “Antar komunitas kita sering sharing, hunting bareng, dan saling mendukung satu dengan lainnya,” ujar Bambang.

Bergabung dengan komunitas fotografer tentu banyak manfaatnya. Selain menyalurkan hobi, seringkali antar anggota komunitas berbagi job. “Ya, biasanya kita memang saling tukar menukar job. Semisal ada teman pengusaha sesama anggota komunitas yang punya job, maka akan ditawarkan ke anggota lain yang memang berprofesi sebagai fotografer. Atau bisa juga ada teman yang terlalu penuh jobnya sehingga membagi pada teman yang lain,” papar Bambang.

3 Responses to “Asyiknya Hunting Bareng Komunitas Fotografer”

  1. gmn cara gabung mata neh…

  2. BEM fk trisakti present

    BIZ D’ ART
    Lomba ,workshop, pameran photography

    IDR 65.000 (FREE Snack & lunch)

    LOMBA:
    TEMA: human interest
    PENDAFTARAN & PENGUMPULAN FOTO :
    (200 PENDAFTAR PERTAMA FREE CETAK 10R)
    13-20 JUNI @ LOBBY KAMPUS B FK TRISAKTI
    SYARAT :
    1. Pengumpulan foto dalam bentuk softcopy (CD) dan hardcopy (10R)
    2. Hitam putih, berwarna , NON editing
    3. 1 peserta hanya 1 foto
    4. Kamera yg digunakan min 3MP
    5. Format foto JPEG 1MB
    6. Hasil karya yang diberikan hasil karya sendiri
    7. Hasil karya yang dikirim adalah milik panitia
    8. Foto dikumpulkan paling lambat tgl. 20 juni 2008
    9. Kamera yang digunakan : SLR ,DSLR ,Kamera pocket

    HADIAH :
    JUARA I RP.1.500.000 + VOUCHER DARWIS TRIADI 1.500.000 + SOUVENIR BLUE PRINT

    JUARA II RP.1000.000 + VOUCHER DARWIS TRIADI 1.500.000 + SOUVENIR BLUE PRINT

    JUARA III RP.750.000 + VOUCHER DARWIS TRIADI 1.500.000 + SOUVENIR BLUE PRINT

    5 JUARA HIBURAN@RP.500.000 + VOUCHER DARWIS TRIADI 500.000 + SOUVENIR BLUE PRINT

    SEMINAR :
    Tgl. 22 JUNI 08 08.00-15.00 wib
    @auditorium kampus B FK TRISAKTI (jl.kyai tapa grogol, jak bar
    Pembicara :
    FERRY ARDIANTO (DARWIS TRIADI SCHOOL OF PHOTOGRAPHY)
    -ESSAY FOTO
    OSCAR MATULOH (ANTARA)
    -TEHNIK DASAR FOTOGRAFI
    Dr.RINA KURNIASARI K, MKES (FK USAKTI)
    -THE PURPOSE OF HUMANITY IN HEALTH PREVENTION

    PAMERAN : 22 – 25 JUNI 2008 @LOBBY FK USAKTI

    SPONSORED BY:
    BLUEPRINT
    DARWIS TRIADI SCHOOL OF PHOTOGRAPHY
    MS3

  3. BEM fk trisakti present
    BIZ D’ ART
    Lomba ,workshop, pameran photography

    CP : kirana 98635126
    tara 99079125
    bulan 081310755560

Leave a Reply